Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Harga Tanda Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan mengalami kenaikan di dua pabrik, yakni PT Bengkulu Sawit Lestari (BSL) dan PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS).
Kenaikan harga TBS sawit di kedua pabrik tersebut tercatat sama, yakni sebesar Rp30 per kilogram.
Harga TBS sawit di PT SBS hari ini naik menjadi Rp2.760 per kilogram dari sebelumnya Rp2.730 per kilogram.
Sementara itu, harga TBS sawit di PT BSL naik menjadi Rp2.860 per kilogram dari sebelumnya Rp2.830 per kilogram.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Arif Budiman, membenarkan adanya kenaikan harga TBS sawit tersebut.
“Hari ini harga sawit di pabrik SBS dan BSL mengalami kenaikan yang sama, yaitu Rp 30 per kilogram,” ujar Arif kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (8/8/2026).
Harap Harga Mulai Stabil
Lanjut Arif, pihaknya berharap kenaikan harga TBS sawit tersebut dapat terus dipertahankan dan harga mulai stabil.
Menurutnya, apabila harga sawit dapat bertahan bahkan kembali mengalami kenaikan, kondisi tersebut akan memberikan dampak positif bagi para petani sawit.
Dengan harga TBS yang lebih baik, petani diharapkan semakin semangat dalam mengelola dan merawat perkebunan sawit mereka.
Pasalnya, ketika harga sawit mengalami penurunan drastis, banyak petani mengeluhkan tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan perkebunan, seperti pembelian pupuk dan biaya pemeliharaan.
“Alhamdulillah, kita harapkan harga ini mulai stabil dan tidak ada penurunan yang begitu signifikan,” kata Arif.
Dengan kembali naiknya harga TBS sawit di dua pabrik tersebut, diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan petani sawit di Bengkulu Selatan serta turut mendorong perekonomian masyarakat.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini