Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Aldi Bimantara
TRIBUNPAPUABARAT.COM, FAKFAK - Momen unik terjadi dalam puncak peringatan 666 Tahun Islam Masuk Tanah Papua (IMTP) di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Dalam sesi akhir acara, para pejabat diundang untuk menari Sawat bersama masyarakat.
Tarian tersebut merupakan tradisi yang telah turun-temurun di Kabupaten Fakfak.
Momen paling menarik terjadi ketika Gubernur Papua Mathius Fakhiri turut larut menari Sawat bersama masyarakat.
"Mari bapak-bapak pejabat kita menari sawat bersama masyarakat Kabupaten Fakfak," ujar pembawa acara puncak 666 tahun IMTP di RTH Ma'ruf Amin, Sabtu (8/8/2026).
Baca juga: Tokoh Masyarakat Nilai Bupati Samaun Dahlan Sukses Gaungkan 666 Tahun IMTP
Gubernur Fakhiri tampak beberapa kali memegang lutut, seolah menunjukkan kesulitan mengikuti gerakan Sawat hingga ke posisi bawah.
Namun, perlahan Gubernur Mathius Fakhiri mulai mengikuti gerakan Bupati Fakfak Samaun Dahlan yang tampak luwes menari Sawat hingga posisi bawah, atau yang biasa dikenal masyarakat sebagai "kandas sampai bawah".
Akhirnya, keduanya mampu menari Sawat dengan seirama hingga "kandas sampai bawah".
Keduanya tampak tersenyum dan menikmati momen tersebut bersama masyarakat yang ikut menari Sawat.
Momen tersebut juga diikuti Sekda Papua Lukas Christian Sohilait, Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, serta pejabat Forkopimda Kabupaten Fakfak. Mereka turut larut menari Sawat bersama masyarakat.
Baca juga: Kuasa Hukum Yanto Idorway Minta Rekonstruksi 3D untuk Ungkap Penyebab Kematian
Kekompakan kedua kepala daerah tersebut menunjukkan suasana kebersamaan yang hangat bersama masyarakat Fakfak.
Meskipun, Gubernur Fakhiri dari wilayah dat Animha namun tampak tak canggung dan turut menikmati sukacita bersama masyarakat Fakfak melalui tarian Sawat yang telah membudaya. (*)