Haul KH Imam Yahya Mahrus Jadi Momentum Wakil Wali Kota Kediri Minta Doa Restu Masyayikh
Rendy Nicko August 08, 2026 02:46 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin memanfaatkan momentum Haul ke-15 Almarhum Almaghfurlah KH. Imam Yahya Mahrus untuk memohon doa restu kepada para masyayikh dan keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo. Doa tersebut diharapkan menjadi penguat dalam menjalankan amanah kepemimpinan bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati.

Permohonan doa restu itu disampaikan Qowimuddin saat menghadiri Haul ke-15 KH. Imam Yahya Mahrus di Pondok Pesantren HM Al Mahrusiyah Lirboyo III Ngampel, Kota Kediri, Jumat (7/8/2026).

Menurut Qowimuddin, haul bukan hanya menjadi agenda untuk mengenang dan mendoakan ulama yang telah wafat. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan untuk menyambung silaturahmi sekaligus mengambil keteladanan dari perjuangan para ulama dan masyayikh.

Qowimuddin hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati sekaligus Pemerintah Kota Kediri. Kehadirannya juga menjadi bentuk penghormatan kepada keluarga besar KH. Imam Yahya Mahrus serta seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo.

"Saya hadir di sini untuk mewakili Wali Kota Kediri dan Pemerintah Kota Kediri untuk meminta doa restu kepada para Masyayikh dan keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo," kata Qowimuddin.

Ia berharap doa dan restu tersebut dapat menjadi bekal bagi dirinya bersama Wali Kota Kediri dalam menjalankan tanggung jawab pemerintahan. Menurutnya, dukungan dan nasihat dari para ulama diperlukan agar kepemimpinan dapat berjalan sesuai dengan nilai agama serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Baca juga: Rumah dan 6 Kendaraan Bermotor di Bangsongan Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Qowimuddin juga menyampaikan harapannya agar kepemimpinan di Kota Kediri mampu membawa kemajuan sekaligus mempertahankan karakter religius masyarakat. Ia menyebut visi Kota Kediri Mapan menjadi salah satu arah yang ingin diwujudkan dalam menjalankan pemerintahan.

"Semoga dalam memimpin Kota Kediri, kami bisa mewujudkan Kota Kediri yang Mapan, kota yang maju, agamis, produktif, aman dan yang ngangeni untuk kesejahteraan masyarakatnya," ungkapnya.

Doa restu para masyayikh, lanjut Qowimuddin, diharapkan juga menjadi perlindungan dan petunjuk bagi dirinya bersama Vinanda Prameswati selama menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah. Ia berharap keduanya senantiasa diberikan hidayah dan pertolongan dalam mengambil setiap kebijakan.

"Semoga atas doa restu para masyayikh, Mbak Vinanda dan saya dilindungi oleh Allah SWT, dan selalu mendapat hidayah, inayah, ma'unah saking Allah SWT," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Qowimuddin turut menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih kepada keluarga besar KH. Imam Yahya Mahrus. Ia menilai hubungan antara pemerintah, ulama, pesantren dan masyarakat perlu terus dijaga melalui silaturahmi.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.