SURYA.co.id, SURABAYA – Polisi tengah mengusut dugaan kematian bayi yang baru dilahirkan seorang mahasiswi di sebuah kamar kos di Kecamatan Gubeng, Surabaya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/8/2026). Perempuan yang disebut berasal dari Jawa Tengah itu diduga menjalani proses persalinan seorang diri di kamar kosnya.
Kasus tersebut kini ditangani Satuan Reserse Perlindungan Perempuan, Anak, dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA-PPO) Polrestabes Surabaya.
Kasatres PPA-PPO Polrestabes Surabaya AKBP Melatisari membenarkan adanya peristiwa tersebut saat dikonfirmasi SURYA.co.id, melalui pesan singkat, Sabtu (8/8/2026).
“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Melatisari.
Baca juga: Jika Tak Dijemput Keluarga, Bayi yang Dibuang di Banaran Trenggalek Bakal Dibawa ke Surabaya
Namun, polisi belum membeberkan secara rinci kondisi yang terjadi saat persalinan maupun kronologi hingga bayi tersebut meninggal dunia.
Menurut Melatisari, perempuan yang melahirkan bayi tersebut belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani pemulihan.
“Yang bersangkutan belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam proses pemulihan,” ujarnya.
Penyidik juga masih menunggu hasil visum terhadap jenazah bayi.
Hasil pemeriksaan medis tersebut nantinya menjadi salah satu bahan untuk mengetahui kondisi bayi sekaligus membantu penyidik mengungkap penyebab kematiannya.
Baca juga: Kronologi Bayi Masih Lengkap Tali Plasenta Ditemukan di Semak Pinggir Jalan Bangkalan
“Bayi tersebut memang meninggal dunia. Namun, untuk mengetahui kondisi dan penyebabnya secara pasti, kami masih menunggu hasil visum,” tandas Melatisari.
Polisi belum menyampaikan lebih jauh mengenai dugaan penyebab kematian bayi maupun kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Penyelidikan masih berlangsung sambil menunggu kondisi ibu memungkinkan untuk dimintai keterangan.