Gedung Bapenda Terbakar, Dishub DKI Atur Lalu Lintas Secara Manual
Dwi Rizki August 08, 2026 03:32 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan pengaturan lalu lintas secara manual menyusul terbakarnya Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

Kebakaran yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam itu turut berdampak pada ruang Sistem Pengendalian Lalu Lintas (SPLL) milik Dishub DKI yang berada di lantai 16 gedung tersebut.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, seluruh perangkat dan fasilitas SPLL di lantai 16 terbakar. Kondisi tersebut menyebabkan Command Center SPLL tidak dapat berfungsi.

"Jadi dengan terbakarnya kondisi tersebut, maka seluruh perangkat dan fasilitas SPLL di lantai 16 itu habis terbakar menyebabkan Command Center SPLL tidak dapat berfungsi," kata Budi saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Sabtu (8/8/2026).

Dengan kondisi tersebut, pengendalian lampu lalu lintas secara terpusat melalui sistem Intelligent Traffic Control System (ITCS) untuk sementara tidak dapat dilakukan.

Baca juga: Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, ASN Diminta Bekerja WFH dan Berkantor di Suku Dinas Wilayah

Menurut Budi, kondisi itu juga berdampak pada pemanduan kendaraan VVIP serta pelayanan kepada masyarakat. Dishub DKI akan menerapkan pengaturan lalu lintas secara manual.

"Untuk itu Dishub akan melakukan pengaturan lalu lintas secara manual dan menempatkan petugas pada simpang-simpang yang menjadi titik perhatian dan berpotensi mengalami kepadatan," ujarnya.

Budi mengatakan, pengerahan petugas tersebut akan dilakukan mulai Senin (10/8/2026).

Para kepala suku dinas (Kasudin) di masing-masing wilayah akan mengerahkan personel ke sejumlah simpang prioritas.

"Setiap para Kasudin di setiap wilayah akan mengerahkan petugas untuk ditempatkan pada seluruh simpang prioritas dan melakukan pemantauan secara intensif," jelasnya.

Selain pengaturan manual, Dishub DKI juga akan memindahkan sementara operasional SPLL ke Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di MT Haryono.

Pemindahan tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan layanan pengendalian lalu lintas yang terdampak kebakaran.

"Untuk mempercepat pemulihan layanan, dashboard CCTV dan Command Center akan dipindahkan dan diintegrasikan ke Pusdatin, sehingga fungsi pemantauan dan pengendalian lalu lintas dapat segera dipulihkan secara bertahap," kata Budi.

Sementara itu, operasional call center Dishub DKI juga akan dipindahkan sementara ke Pusdatin MT Haryono.

Budi memastikan kebakaran Gedung Bapenda DKI tidak mengganggu rencana peluncuran call center yang dijadwalkan pada Minggu (9/8/2026).

Namun, layanan tersebut akan terlebih dahulu melalui tahap uji coba selama tiga hari, yakni Minggu, Senin, dan Selasa. Budi menargetkan call center dapat beroperasi secara penuh mulai Rabu (12/8/2026).

Di sisi lain, Dishub DKI saat ini masih melakukan perhitungan terhadap kerugian akibat kebakaran yang melanda ruang SPLL di lantai 16 Gedung Bapenda DKI Jakarta. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.