*Disediakan Sarapan Gratis
SERAMBINEWS.COM, PIDIE – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen, Kabupaten Pidie, mulai melakukan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji tahun 2027 sejak 6 Agustus 2026.
Sehingga para calon jemaah haji mendatangi rumah sakit tersebut termasuk pada Sabtu (8/8/2026).
Pemeriksaan tersebut bertujuan menilai kemampuan fisik calon jemaah dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji atau yang disebut istithaah kesehatan.
Rangkaian pemeriksaan meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, termasuk tekanan darah dan detak jantung, serta pemeriksaan penunjang berupa tes laboratorium darah dan urine.
Baca juga: RSUD TAS Beureuenun: Kasus Pneumonia dan Demam Tifoid Dominasi Rawat Inap Semester I 2026
Selain itu, calon jemaah juga menjalani pemeriksaan radiologi thorax foto dan elektrokardiogram (EKG).
Hasil pemeriksaan selanjutnya diinput ke dalam Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
Data tersebut menjadi dasar dalam menetapkan status istithaah kesehatan calon jemaah yang merupakan salah satu syarat untuk melunasi biaya perjalanan ibadah haji.
Direktur RSUD Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen, dr Kamaruzzaman MKes didampingi Kepala Bidang Penunjang Mahdani SKep MKes dan Kepala Bidang Pelayanan, dr Muhammad Arbai'i Ramadhan mengatakan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji 2027 berlangsung sejak 6 hingga 12 Agustus 2026.
Pemeriksaan tersebut diperuntukkan bagi calon jemaah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pidie.
“Selama dua hari pelayanan, sudah 67 calon jemaah yang mendapatkan pemeriksaan,” kata Direktur RSUD Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen.
Meski jadwal pemeriksaan ditetapkan hingga 12 Agustus 2026, pihak rumah sakit tetap membuka pelayanan bagi calon jemaah yang belum sempat melakukan pemeriksaan setelah tanggal tersebut.
Menurutnya, pelayanan pemeriksaan melibatkan dokter spesialis, dokter umum, perawat, analis kesehatan, serta radiografer.
Apabila dalam pemeriksaan ditemukan calon jemaah yang memiliki masalah kesehatan, pihak rumah sakit juga akan memberikan pelayanan sesuai kebutuhan dan sumber daya yang tersedia.
Sejumlah dokter spesialis disiapkan untuk mendukung pelayanan tersebut, di antaranya dokter spesialis penyakit dalam, jantung, paru, radiologi, dan patologi klinik.
Pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan puskesmas untuk melakukan pemantauan serta memberikan pengobatan dan tindak lanjut apabila dibutuhkan.
Selain aspek medis, rumah sakit juga memberikan perhatian terhadap kenyamanan calon jemaah selama menjalani pemeriksaan.
Disediakan sarapan pagi
Direktur RSUD Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen dr Kamaruzzaman menginstruksikan Kepala Bidang Penunjang untuk menyediakan sarapan bagi calon jemaah yang menjalani pemeriksaan.
Hal tersebut dilakukan karena sebelumnya calon jemaah harus berpuasa untuk menjalani pengambilan dan pemeriksaan darah.
Dengan tersedianya makanan, calon jemaah diharapkan tidak perlu repot mencari makanan setelah menyelesaikan pemeriksaan.
Pihak RSUD Tgk Abdullah Syafi’i Beureunuen berharap seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji 2027 dapat berjalan lancar.
“Semoga pelayanan berjalan lancar dan seluruh calon jemaah nantinya dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik serta memperoleh haji yang mabrur,” harapnya.