Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kepulan asap tebal yang muncul dari sebuah rumah warga Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jumat (7/8/2026) sore, sempat memicu kepanikan. Warga awalnya tidak mengetahui benda yang menghantam rumah tersebut merupakan drone menyerupai pesawat mini.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, yang berada di sekitar lokasi mengaku sempat dibuat bingung oleh suara benturan keras yang disusul munculnya asap dari rumah warga.
Saat kejadian, Sapto bersama warga belum mengetahui benda apa yang menghantam rumah tersebut.
Dugaan awal bahkan mengarah pada korsleting listrik atau kemungkinan adanya benda berbahaya yang jatuh.
"Suaranya keras, karena nimpa galvalum dulu sampai berlubang terus terjatuh. Awalnya saya tidak tahu kalau itu drone, asapnya sudah tinggi," jelas Sapto saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8/2026).
Menurut Sapto, benda tersebut terlebih dahulu menghantam atap galvalum rumah hingga berlubang.
Baca juga: Pengajuan Bantuan RTLH di Sukoharjo Sangat Tinggi, Plt Bupati Eko: Disalurkan Setelah Diverifikasi
Setelah jatuh ke bagian bawah rumah, benda tersebut kemudian menimbulkan kepulan asap cukup tebal.
Kondisi itu membuat warga semakin panik karena sumber asap belum diketahui.
Sapto pun mengaku saat itu tidak dapat memastikan penyebab munculnya asap dari rumah tetangganya tersebut.
"Pikir kami tidak tahu, apakah itu gas atau apa. Yang pasti sudah terlihat asap di rumah tetangga saya. Apa korsleting atau apa, pikir saya begitu, kebetulan di sebelah rumah," kata Sapto.
Sapto bersama warga kemudian ikut melakukan pemadaman terhadap api yang muncul setelah benda tersebut jatuh.
Setelah api berhasil dikendalikan, warga baru dapat melihat benda yang menjadi sumber kejadian.
Ternyata, benda tersebut merupakan sebuah drone yang bentuknya menyerupai pesawat mini.
Drone itu ditemukan dalam kondisi mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan. Bentuknya disebut lebih menyerupai prototipe pesawat berukuran kecil dibandingkan drone yang umum digunakan untuk mengambil gambar dari udara.
"Itu bentuknya seperti pesawat, prototipe mainan aerodinamika, model miniatur pesawat. Ada kontrol jarak jauhnya," ungkap Sapto.
Penemuan drone tersebut sekaligus menjawab kebingungan warga mengenai suara benturan keras dan kepulan asap yang sempat membuat situasi panik.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Kerusakan hanya terjadi pada bagian atap galvalum rumah warga yang berlubang setelah dihantam drone. (*)