TRIBUNNEWS.COM - Penyanyi sekaligus pencipta lagu Sandhy Sondoro membagikan pengalamannya saat berkunjung ke Kota Solo, Jawa Tengah.
Sandhy Sondoro bertolak ke Kota Solo untuk Intimate Concert-nya yang digelar di Srikaton ballroom, Zigna, Kampung Batik Laweyan pada hari ini, Sabtu (8/8/2026).
Lewat unggahan di Instagram pribadinya, penyanyi kelahiran Jakarta 12 Desember 1973 ini, sempat membagikan momen saat dirinya berada di Stasiun Balapan, Solo satu hari jelang intimate concert-nya digelar.
Dalam kesempatan itu, Sandhy bersama timnya terlihat juga tengah mencicipi kuliner khas Kota Bengawan ini.
Bahkan Sandhy mengatakan kuliner Kota Solo merupakan salah satu kuliner terbaik yang pernah ia coba.
"Soal makanan, ter the best, enak banget," kata Sandhy Sondoro saat ditemui di kantor Tribunnews Solo, di Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2026).
Tak hanya jatuh hati pada kuliner Kota Solo, pelantun tembang Tak Pernah Padam ini, juga jatuh hati pada suasana kota yang menjadi salah satu sentra batik terbesar di Indonesia tersebut.
"Suasananya aku suka banget, suka banget di Solo karena tentram," lanjutnya lagi.
Diungkap oleh Sandhy, pengalaman ini bukan pertama kalinya ia menginjakan kaki di Kota Solo.
Sang penyanyi mengatakan sudah sering berkunjung ke Kota Solo.
"(Kalau ke Solo) sering," tukasnya.
Baca juga: Cerita Romansa, Lagu Baru Sandhy Sondoro Singgung Perpisahan yang Dewasa
Shandy Sandoro telah menyuguhkan konser nostalgia bertajuk Intimate Night with Sandhy Sondoro: Tribute to 80’s & 90’s Hits di LUFRE Bar & Lounge, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2025) lalu.
Acara ini menjadi momen spesial bagi para penikmat musik lintas generasi, terutama mereka yang tumbuh bersama lagu-lagu era tahun 1980-an dan 1990-an.
Penampilan utama Sandhy Sondoro akan mengusung konsep live band intim.
Dalam kesempatan itu, sang penyanyi membawakan deretan lagu legendaris dari musisi seperti Toto, Michael Bolton, Bryan Adams, hingga beberapa lagu lokal.
Sandhy mengungkapkan ketertarikannya tampil di venue yang menurutnya memiliki akustik dan atmosfer yang sangat mendukung.
“Vibe-nya asik, sound-nya enak, arsitektur dan akustik ruangannya mendukung banget. Dari situ muncul ide bikin intimate concert dengan lagu-lagu 80 dan 90-an, tapi juga saya sisipkan karya sendiri seperti Tak Pernah Padam dan Malam Biru, yang punya nilai emosional,” ujar Shandy Sandoro dalam konferensi pers yang digelar di LUFRE Bar & Lounge Senopati, Selasa (29/7/2025).
Konser ini tak sekadar hiburan, namun juga menawarkan sisi edukatif bagi generasi muda yang ingin menyelami musik dari golden era tersebut.
(Tribunnews.com/Gabriella/Fauzi Alamsyah)