Laporan Wartawan TribunMadura.com, David Yohanes
TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Suasana pagi di simpang tiga sebelah utara Jembatan Ngujang 1 Tulungagung, Jawa Timur, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah tiga kendaraan terlibat kecelakaan, Sabtu (8/8/2026), sekitar pukul 08.00 WIB.
Sebanyak 12 orang mengalami luka dalam insiden yang melibatkan mobil Suzuki Ertiga, mobil Toyota Avanza dan sepeda motor Honda Beat di Jalan Raya Ngantru, Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, itu.
Kecelakaan bermula saat mobil Ertiga yang melaju dari arah Blitar menuju Tulungagung diduga kehilangan kendali dan menabrak motor Honda Beat.
Mobil tersebut kemudian terus melaju hingga menghantam mobil Toyota Avanza yang datang dari arah berlawanan dan membuat mobil itu terguling.
“Kecelakaan diduga karena pengemudi Ertiga tidak bisa menguasai kemudi,” jelas Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung, Ipda Armando Satya Putra Pratama, Sabtu (8/8/2026).
Lanjutnya, hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, Suzuki Ertiga nopol AG 1054 SA melaju dari arah timur (Blitar) ke barat.
Sesampainya di simpang tiga, mobil warna silver ini menabrak sepeda motor Honda Beat warna merah yang melaju dari utara ke selatan.
Baca juga: Kecelakaan di Jombang, Diduga Sopir Kurang Konsentrasi, Mobil Toyota Rush Hantam Isuzu Elf
Kendaraan ini masih melaju dan menabrak Toyota Avanza putih nopol AG 1123 RR yang melaju dari selatan ke utara.
“Akibat tabrakan ini, mobil Toyota Avanza sempat terguling. Sementara sepeda motor rusak parah,” sambung Armando.
Sepeda motor ringsek dan patah pada bagian setirnya, sementara pengemudinya, D (18) mengalami luka ringan.
Sementara di dalam mobil Avanza yang terguling, ada delapan orang di dalamnya, yaitu sopir S (35) serta tujuh penumpang berinisial K (33), H (4), B (50), K (45), S (66), U (67), dan V (35).
Sopir dan para penumpang mobil ini mengalami luka ringan, tidak ada yang luka serius.
Sedangkan Suzuki Ertiga dikemudikan oleh A (67) dan ditumpangi dua penumpang yaitu U (59) dan S (23), ketiganya juga mengalami luka ringan.
“Semua korban dalam kejadian ini sudah mendapatkan pertolongan medis. Sementara taksir kerugian material sekitar Rp10 juta,” tutur Armando.
Kerugian material terjadi karena kerusakan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Personel Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan ini.
Armando meminta masyarakat menjaga konsentrasi saat berkendara untuk mencegah kecelakaan lalu lintas.