TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 16 pebulutangkis muda berhasil mengantongi Super Tiket pada Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar.
Mereka terdiri dari enam atlet yang lolos melalui jalur turnamen dan 10 atlet pilihan Tim Pencari Bakat.
Audisi Umum PB Djarum 2026 berlangsung di GOR Dafest Makassar, Sulawesi Selatan, pada 4-8 Agustus 2026.
Para peraih Super Tiket selanjutnya akan menjalani tahap karantina selama empat pekan di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah.
Mereka akan memperebutkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengapresiasi perjuangan 233 peserta yang mengikuti rangkaian seleksi di Makassar.
Ia mengingatkan para peraih Super Tiket agar tidak terlena dengan pencapaian tersebut.
Sebab, perjuangan mereka masih berlanjut pada tahap karantina yang dijadwalkan berlangsung 14 September hingga 9 Oktober 2026.
Pada tahap ini, akan ada dua kali eliminasi, yakni pada 28 September dan 10 Oktober, sebelum para atlet resmi bergabung dengan PB Djarum.
“Kami tim pencari bakat cukup kagum dengan karakter permainan para atlet di Audisi Umum PB Djarum 2026 - Makassar. Banyak dari mereka sudah memiliki kemampuan dasar yang baik dan tidak sedikit pula sudah pernah ikut audisi. Namun kami harus memilih yang terbaik sesuai kebutuhan PB Djarum,” ujar Sigit di GOR Dafest Makassar, Sabtu (8/8/2026).
“Kami ucapkan kepada peraih Super Tiket, dan bagi yang belum berhasil jangan berkecil hati. Masih ada kesempatan lain, tetap gigih berlatih dan #TeruskanSemangatJuara,” lanjutnya.
Liliyana Soroti Potensi Atlet Putri
Legenda bulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir, yang memantau Audisi Umum PB Djarum 2026 sejak hari pertama, melihat potensi menjanjikan dari para atlet putri.
Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 bersama Tontowi Ahmad itu menilai mayoritas peserta memiliki postur relatif tinggi dan kekuatan pukulan yang menjadi modal penting untuk berkembang.
“Kalau melihat atlet-atlet putri di Makassar, saya melihat banyak yang memiliki postur tinggi dan power yang cukup bagus. Ini tentu menjadi modal awal yang baik, walaupun masih perlu mengasah teknik, konsistensi, dan kemampuan bermain supaya bisa berkembang lebih jauh,” ujar Liliyana.
Menurut Liliyana, kehadiran Audisi Umum PB Djarum di luar Pulau Jawa juga memberikan kesempatan lebih luas bagi talenta daerah.
“Karena kesempatan seperti ini sangat penting untuk membuka jalan bagi atlet-atlet dari daerah. Semoga kehadiran audisi ini bisa memotivasi atlet, pelatih, dan orangtua untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan sehingga semakin banyak talenta dari Sulawesi yang bisa berkembang menjadi pebulutangkis berprestasi,” imbuhnya.
Tontowi Tekankan Mental dan Disiplin
Sementara itu, Tontowi Ahmad melihat semangat juang dan keberanian peserta dalam menunjukkan kemampuan terbaik sebagai salah satu hal positif selama audisi.
Menurutnya, perjalanan menjadi pebulutangkis profesional tidak hanya ditentukan kemampuan teknik.
Kedisiplinan, kemauan untuk terus belajar, serta mental menghadapi tekanan pertandingan juga menjadi faktor penting.
“Dari apa yang saya lihat selama audisi, banyak anak-anak yang punya semangat dan keberanian untuk bertanding. Itu penting, karena perjalanan menjadi atlet profesional tidak cukup hanya dengan punya teknik yang bagus,” kata Tontowi.
“Mereka harus punya kemauan untuk terus belajar, disiplin dalam latihan, dan yang paling penting tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan,” lanjutnya.
Owi, sapaan akrab Tontowi, berharap para peraih Super Tiket dapat memanfaatkan tahap karantina untuk menunjukkan perkembangan terbaik.
“Saya pernah berada di posisi mereka dan tahu bahwa proses menuju prestasi itu panjang. Jadi untuk para peraih Super Tiket, jangan merasa sudah selesai setelah lolos dari Makassar,” ujarnya.
“Justru ini menjadi awal untuk membuktikan bahwa kalian layak mendapatkan kesempatan dan terus berkembang di PB Djarum,” pungkas juara dunia BWF 2013 dan 2017 bersama Liliyana Natsir tersebut.
Abidzar Lolos untuk Ketiga Kalinya
Salah satu peraih Super Tiket melalui jalur turnamen adalah Muhammad Abidzar Alghifari dari kategori KU 12 Putra.
Pemain PB Terpadu Balikpapan itu memastikan tiket setelah mengalahkan wakil Minahasa, Geralldy Mananggel, pada partai final.
Abidzar menang dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-7.
Pada gim pertama, ia sempat mendapat perlawanan sengit.
Namun, Abidzar mampu bangkit dan mengeluarkan permainan terbaiknya setelah interval.
Dominasi Abidzar semakin terlihat pada gim kedua hingga ia mengunci gelar dengan skor 21-7.
“Lawan saya di final tadi bermain cukup bagus, khususnya di gim pertama. Setelah jeda, saya mulai panas sehingga bisa menang,” kata Abidzar.
“Di gim kedua lawan banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga saya menang dengan skor yang cukup jauh,” lanjutnya.
Super Tiket tahun ini menjadi keberhasilan ketiga Abidzar menembus tahap karantina Audisi Umum PB Djarum.
Sebelumnya, ia juga berhasil mencapai tahap karantina pada 2024 dan 2025.
Namun, perjuangannya belum berbuah hasil. Tahun ini, Abidzar kembali mencoba mewujudkan mimpinya menjadi atlet PB Djarum.
“Saya sangat senang bisa mendapat Super Tiket sebagai juara di Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar dan akan menjalani karantina untuk ketiga kalinya,” ujarnya.
“Dua tahun terakhir saya belum berhasil diterima karena kendala tinggi badan, stamina, dan power pukulan. Tapi menjadi atlet PB Djarum adalah mimpi saya sejak usia 7 tahun dan semoga tahun ini bisa mewujudkannya,” lanjut Abidzar.
Nur Hidayah Dapat Super Tiket Pilihan
Sementara itu, Nur Hidayah menjadi salah satu atlet yang mendapatkan Super Tiket pilihan Tim Pencari Bakat.
Atlet binaan PB Yanti Jaya Makassar itu harus puas menjadi runner-up KU 12 Putri.
Meski kalah di partai final, penampilan Nur Hidayah mampu menarik perhatian legenda bulutangkis dan pelatih PB Djarum.
Atlet yang akrab disapa Iya itu akhirnya mendapat Super Tiket pilihan dan berhak melanjutkan perjuangan ke tahap karantina di Kudus.
Bagi Iya, pencapaian tersebut menjadi peningkatan dibandingkan Audisi Umum PB Djarum sebelumnya.
Pada audisi sebelumnya, langkahnya terhenti di fase turnamen.
“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan Super Tiket dari tim pencari bakat. Padahal, tadi saya kalah di final karena konsentrasi buyar di gim kedua dan ketiga setelah sempat unggul di gim pertama,” ujar Iya.
“Lolos ke tahap karantina adalah keberhasilan pertama saya karena pada 2022 gagal di tahap turnamen. Saya akan berusaha keras di babak karantina supaya bisa diterima menjadi atlet PB Djarum,” lanjutnya.
Iya sebelumnya meraih juara tiga HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Sulawesi Tengah 2026 kategori Tunggal Putri U-13 dan Ganda Putri U-13.
Daftar 16 Peraih Super Tiket
Super Tiket Jalur Turnamen
U-11 Putri
Arachely Sabila Kinga – Gorontalo, Gorontalo (Billionaires Gorontalo)
Andi Nahwah Khaliqah – Makassar, Sulawesi Selatan (PB Champion Makassar)
KU 12 Putri
Kresensia Lembayung Ubung Mering – Balikpapan, Kalimantan Timur (Champion Klaten)
U-11 Putra
Muh. Nur Rizki Ismail – Kendari, Sulawesi Tenggara (PB Indojaya Kendari)
KU 11 Putra
Russel Junior Sumual – Minahasa Utara, Sulawesi Utara (PB Talenta)
KU 12 Putra
Muhammad Abidzar Alghifari – Balikpapan, Kalimantan Timur (PB Terpadu)
Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat
U-11 Putri
Balqis Maharani S – Makassar, Sulawesi Selatan (Karsa Mandiri Makassar)
KU 11 Putri
Kartika Madelynne Tambahani – Minahasa, Sulawesi Utara (Manguni Badminton Club)
KU 12 Putri
Nadine Serenity Maweru Runtu – Makassar, Sulawesi Selatan (PB Avanti)
Ainiyah Farah Dai – Gorontalo, Gorontalo (Pelatkot Gorontalo)
Nur Hidayah – Makassar, Sulawesi Selatan (PB Yanti Jaya Makassar)
U-11 Putra
Mickael Desman Pekey – Jayapura, Papua (Jayawijaya Badminton Club)
JJ Miguel Ongels – Ambon, Maluku (PB Micky)
KU 11 Putra
Kean Alfa Y Warankiran – Makassar, Sulawesi Selatan (PB Tiga Berlian Makassar)
KU 12 Putra
Muh. Faiz Athallah – Makassar, Sulawesi Selatan (PB Ukhuwah Makassar)
Geralldy Mananggel – Minahasa Utara, Sulawesi Utara (PB Talenta)
Audisi Umum PB Djarum 2026 diikuti 233 peserta dari 73 kota/kabupaten di Indonesia.
Para peserta datang dari berbagai daerah, mulai Banten, D.I. Yogyakarta, Jawa Barat, Sumatra Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
Setelah Pekanbaru pada 7-12 Juli dan Makassar pada 4-8 Agustus, Audisi Umum PB Djarum 2026 selanjutnya digelar di Kudus pada 8-13 September mendatang.
Informasi terbaru mengenai Audisi Umum PB Djarum dapat diikuti melalui website pbdjarum.org serta media sosial Instagram dan TikTok @pbdjarumofficial dan YouTube @pbdjarum-official.(*)