Terjadi Gempa Bumi Magnitudo 4,1 di Pangandaran Jawa Barat, Terasa hingga Tasikmalaya dan Cianjur
Rizali Posumah August 08, 2026 07:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kejadian gempa bumi di wilayah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Sabtu (8/8/2026) sore pukul 16.59 WIB.

Berdasarkan data BMKG, gempa ini memiliki magnitudo 4,1.

Pusat gempa berjarak sekitar 88 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran.

Koordinat gempa tercatat pada 8,22 Lintang Selatan (LS) dan 107,89 Bujur Timur (BT).

Sementara kedalaman gempa berada di 26 kilometer.

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di beberapa wilayah Jawa Barat dengan skala intensitas Modifikasi Mercalli (MMI) yang bervariasi. 

Tasikmalaya: Skala MMI II - III (Guncangan dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Cianjur: Skala MMI II - III.

Catatan: 

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan. 

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran. 

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.