TRIBUNNEWS.COM - MG ZS Hybrid+ menawarkan kombinasi yang cukup menarik bagi konsumen yang mencari SUV hybrid untuk kebutuhan sehari-hari.
Tak hanya mengandalkan efisiensi bahan bakar, mobil ini juga memberikan respons tenaga yang sigap sejak pertama kali pedal gas diinjak.
Kesan tersebut saya dapatkan setelah menjajal langsung MG ZS Hybrid+ di area test drive Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada Jumat (7/8/2026).
Memang, lintasan yang tersedia cukup terbatas sehingga belum bisa mengeksplorasi seluruh kemampuan mobil, baik dari sisi fitur maupun karakter berkendaranya.
Namun, beberapa karakter utama mobil sudah bisa dirasakan selama sesi singkat tersebut.
Kesan pertama yang cukup mencolok adalah respons tenaga ketika mobil mulai bergerak dari posisi diam.
Saat pedal gas diinjak, MG ZS Hybrid+ terasa langsung memberikan dorongan.
Tenaga dari motor listriknya membuat respons akselerasi pada putaran bawah terasa ringan sehingga tidak membutuhkan tekanan pedal gas berlebih untuk membuat mobil melaju.
Karakter tersebut menjadi hal menarik dari sebuah SUV hybrid.
Di atas kertas, MG ZS Hybrid+ memang menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik. Motor traksinya mampu menghasilkan tenaga 136 PS dengan torsi 250 Nm.
Motor listrik tersebut memungkinkan tenaga terasa responsif sejak awal mobil bergerak.
Dengan karakter seperti ini, MG ZS Hybrid+ terasa cukup cocok untuk kebutuhan mobilitas di perkotaan yang mengharuskan pengemudi sering berhenti dan kembali melaju.
Selain respons tenaga, karakter kemudi juga menjadi salah satu hal yang langsung terasa.
Setir MG ZS Hybrid+ terasa ringan ketika digunakan untuk bermanuver di area test drive.
Karakter tersebut membuat mobil cukup mudah diarahkan, terutama ketika harus melewati area sempit maupun melakukan manuver saat putar balik.
Bobot kemudinya juga terasa pas untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan.
Bagi konsumen yang menggunakan mobil lebih banyak untuk aktivitas seperti pergi ke kantor, mengantar keluarga, hingga berbelanja, karakter kemudi seperti ini tentu menjadi nilai tambah.
Untuk menguji kenyamanan suspensi, lintasan test drive GIIAS 2026 juga menyediakan area bumpy road.
Ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata tersebut, guncangan memang masih terasa masuk ke dalam kabin.
Namun, karakter tersebut masih tergolong wajar untuk sebuah SUV ringkas dan tidak sampai mengganggu kenyamanan penumpang.
Artinya, meski belum bisa menguji mobil dalam perjalanan panjang, kesan awal yang diberikan dari sisi kenyamanan cukup positif.
Hal lain yang menarik perhatian justru datang dari bagian interior.
Di tengah tren mobil baru yang semakin banyak mengandalkan layar sentuh untuk mengoperasikan berbagai fungsi, MG ZS Hybrid+ masih mempertahankan cukup banyak tombol fisik.
Bagi saya, keberadaan tombol-tombol tersebut memberikan keuntungan tersendiri.
Pengemudi dapat mengakses sejumlah fungsi dengan lebih mudah tanpa harus terlalu lama mengalihkan pandangan dari jalan.
Hal ini membuat pengoperasian mobil terasa lebih praktis, terutama ketika digunakan untuk aktivitas harian.
Di sisi lain, MG tetap memberikan sentuhan modern melalui layar digital instrument berukuran 7 inci dan layar infotainment 12,3 inci.
Beberapa shortcut juga tersedia pada layar sentuh untuk memudahkan mencari beberapa fitur kunci, seperti pengaturan AC.
Kombinasi tombol fisik dan layar digital tersebut membuat kabin terasa modern tanpa sepenuhnya mengorbankan kemudahan pengoperasian.
Di balik karakter berkendaranya, MG ZS Hybrid+ mengandalkan sistem Hybrid+ Technology yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Mobil ini menggunakan mesin bensin 1.500 cc yang dipadukan dengan motor listrik, baterai berkapasitas 1,83 kWh, serta 3-speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT).
Sistem tersebut bekerja secara otomatis melalui Hybrid Control Unit untuk menyesuaikan penggunaan tenaga berdasarkan kecepatan, kebutuhan tenaga, dan kondisi baterai.
Berdasarkan pengujian internal MG dalam skenario jalan Indonesia, konsumsi bahan bakar MG ZS Hybrid+ diklaim mencapai 27,7 km/liter.
Sementara akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat ditempuh dalam 8,7 detik.
“Hybrid+ Technology dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara efisiensi dan performa dalam berbagai kondisi berkendara. Melalui 3-Speed DHT dan delapan skenario propulsi yang dikelola secara otomatis oleu Hybrid Control Unit, sistem pintar dapat menentukan penggunaan tenaga yang paling sesuai kecepatan, kebutuhan tenaga, dan kondisi batersi.
Hasilnya, pengemudi dapat menikmati respons tenaga yang optimal, efisiensi yang terjaga, serta pengalaman berkendara yang lebih halus dan nyaman tanla perlu mengatur kerja sistem secara manual,” ujar Senior Product Director SAIC Motor Leo Liu.
Selain rasa berkendara, kepraktisan menjadi salah satu alasan MG ZS Hybrid+ menarik untuk dilirik sebagai mobil keluarga.
Kapasitas bagasinya mencapai 443 liter dan dapat diperluas hingga 1.457 liter dengan konfigurasi kursi yang sesuai.
MG juga menyediakan 30 tempat penyimpanan yang tersebar di dalam kabin.
Untuk perlindungan penumpang, mobil ini dibekali tujuh airbags serta i-SMART dengan 15 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
MG ZS Hybrid+ juga telah memperoleh peringkat keselamatan 5-Star ANCAP.
“Kami memadukan efisiensi Hybrid+ Technology dengan performa yang responsif, desain yang modern, serta kenyamanan dan perlindungan yang dibutuhkan keluarga,” ucap Head of Product MG Motor Indonesia Eko Fachruroji.
MG ZS Hybrid+ hadir dalam dua varian di Indonesia.
Varian Ignite dibanderol Rp329,9 juta, sedangkan Magnify dipasarkan dengan harga Rp359,9 juta.
Namun, khusus 1.000 konsumen pertama dalam periode peluncuran, MG memberikan harga spesial.
MG ZS Hybrid+ Ignite bisa didapatkan dengan harga Rp299,9 juta, sedangkan Magnify menjadi Rp329,9 juta, keduanya berstatus OTR Jakarta.
Menariknya lagi, MG memberikan sejumlah paket purna jual untuk pembeli.
Garansi kendaraan diberikan hingga enam tahun atau 150.000 km, sedangkan baterai, motor penggerak, dan motor controller mendapatkan garansi hingga delapan tahun atau 160.000 km.
Ada pula gratis perawatan berkala hingga empat tahun atau 80.000 km serta layanan internet i-SMART hingga tiga tahun.
Bagi masyarakat bisa melihat maupun melakukan uji coba unit MG ZS Hybrid+ di GIIAS yang akan berlangsung hingga 9 Agustus mendatang.