Proyek Drainase di Jalan Raya PKP Picu Kemacetan, Ditarget Rampung November 2026
Dwi Rizki August 08, 2026 08:17 PM

WARTAKOTALIVE.COM, CIRACAS - Arus lalu lintas di Jalan Raya PKP, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, mulai mengalami kepadatan akibat proyek pembangunan saluran drainase yang tengah dikerjakan, Sabtu (8/8/2026).

Kemacetan terjadi terutama pada ruas jalan dari arah lampu merah Kiwi, Jalan Raya Bogor, menuju Jalan Raya PKP. Petugas terpaksa menerapkan sistem buka-tutup jalur agar kendaraan dari dua arah dapat melintas secara bergantian di sekitar area proyek.

Proyek pembangunan drainase tersebut dikerjakan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur sebagai upaya mengatasi genangan yang kerap terjadi di kawasan Jalan Raya PKP saat musim hujan.

Berdasarkan pantauan Warta Kota di lokasi, satu unit alat berat jenis backhoe terlihat mengeruk tanah di sisi jalan. Sementara sejumlah pekerja melakukan penggalian saluran drainase dan sebagian lainnya mengatur arus kendaraan untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Pekerjaan saluran air tersebut membentang hingga kawasan Taufik Hidayat Arena. Drainase dibangun menggunakan beton U-Ditch dan metode jacking untuk pemasangan saluran bawah tanah.

Baca juga: Boyamin Ungkap Tak Mau Bertemu Febrie Adriansyah Sejak 2023, Karena Pernah Ditawari Uang Rp1 Miliar

Kepala Seksi Pembangunan Sudin SDA Jakarta Timur, Tengku Saugi Zikri, mengatakan pembangunan drainase dilakukan untuk mengurangi risiko genangan yang selama ini sering terjadi di Jalan Raya PKP.

"Saluran ini nantinya akan terhubung ke sistem jacking Kali Cipinang sehingga aliran air dapat lebih lancar," kata Saugi saat ditemui di lokasi, Sabtu.

Ia menjelaskan, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga yang ditunjuk melalui proses lelang elektronik (e-catalog).

Menurut Saugi, proyek jacking menggunakan pipa Reinforced Concrete Pipe (RCP) berdiameter 1.500 milimeter dengan panjang total mencapai 406 meter.

Adapun galian awal proyek berukuran 4 x 6 meter dan dilengkapi tiga lubang pipa berukuran 4 x 4 meter.

"Karena sebagian badan jalan digunakan untuk pekerjaan, petugas lalu lintas di lapangan mengatur kendaraan agar melintas secara bergantian sehingga kemacetan tidak semakin parah," ujarnya.

Sementara itu, pelaksana proyek, Poltak Johanes Nainggolan, mengatakan pihaknya saat ini juga membangun saluran drainase menggunakan beton U-Ditch berukuran 40 x 50 sentimeter.

Selain itu, digunakan pula U-Ditch berukuran 80 x 80 sentimeter serta box culvert berukuran 80 x 100 sentimeter dan 100 x 100 sentimeter.

"Kedalaman jacking bervariasi antara 4,11 meter hingga 7,11 meter, tergantung kondisi elevasi jalan. Semakin tinggi posisi jalan, maka semakin dalam pemasangan pipa dilakukan," kata Poltak.

Ia menjelaskan, jalur jacking sepanjang 406 meter dibangun dari kawasan Taufik Hidayat Arena hingga sebelum area pabrik susu yang berada di sekitar lokasi.

Sementara pembangunan drainase menggunakan U-Ditch dan box culvert memiliki panjang sekitar 350 meter.

"Pekerjaan fisik dimulai sejak pekan lalu. Target penyelesaian kami pada November 2026, meski dalam kontrak batas akhirnya sampai 15 Desember 2026," ujarnya.

Menurut Poltak, hingga saat ini pelaksanaan proyek berjalan lancar tanpa kendala berarti. Namun tingginya volume kendaraan di Jalan Raya PKP menjadi tantangan tersendiri dalam proses pekerjaan.

Karena itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan petugas lapangan untuk mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Rambu-rambu dan petunjuk proyek juga sudah kami pasang agar pengendara mengetahui adanya pekerjaan drainase di lokasi," tuturnya. (m26)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.