Hidangkan Resep Turun Temurun, Pemuda Semarang Jadi Juara Cooking Competition di Tegal 
rival al manaf August 08, 2026 09:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Persiapan sejak sebulan terakhir dan datang jauh-jauh dari Semarang, perjuangan Devan Andika (26), berbuah manis karena berhasil menjadi juara satu Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026, berlangsung di kawasan Alun-alun Kota Tegal, Sabtu (8/8/2026). 

Jumlah pendaftar khusus pelaksanaan di Kota Tegal sampai ratusan orang yang akhirnya diseleksi dan terpilih sebanyak 40 peserta lolos babak semi final. 

Peserta yang lolos babak semi final diberi waktu memasak kurang lebih 60 menit dengan tema utama memasak hidangan Warisan Rasa Nusantara Dari Hati. 

Berlaku sebagai juri yakni Chef Joko Patriot dan Chef Yuda Bustara.

Devan mengaku tidak menyangka menjadi juara pertama pada ajang BGCC tahun 2026 ini mengingat 39 peserta yang lain juga sangat luar biasa dan berbakat di dunia masak. 

Bahkan setelah pengumuman juara, Devan mengaku masih deg-degan dan merasa seperti mimpi. 

Berhasil mengalahkan 39 peserta lainnya dari berbagai wilayah, Devan tentu merasa senang, bahagia dan bangga dengan pencapaian ya dirinya raih. 

"Jujur saya tidak menyangka jadi juara satu karena top 40 ini semuanya berbakat dan saya tahu persis semangat mereka untuk bisa meraih juara. Ya pastinya bahagia apalagi saya datang jauh-jauh dari Semarang," cerita Devan, pada Tribunjateng.com. 

Devan menuturkan, kesehariannya sebagai konten kreator dan aktif membuat konten keahliannya memasak. 

Bahkan saat SMK, Devan mengambil jurusan tata boga sehingga memang sudah menyukai atau hobi masak sejak lama. 

Adapun saat semi final top 40, Devan memasak hidangan khas Semarang yakni ikan Mangut dengan tambahan protein udang dan cumi.

"Jadi BGCC tahun ini temanya Warisan Rasa Nusantara Dari Hati, maka saya mengembangkan apa yang diwariskan orangtua yakni resep bumbu ikan Mangut. Apalagi pas saya sebagai orang Semarang memasak hidangan khas sana. Ya saya saat SMK ambil jurusan tata boga dan memang suka masak," jelas Devan. 

Diakui Devan, ia sering mengikuti event kejuaraan masak namun untuk gelaran Bright Gas Cooking Competition baru pecah telor tahun ini. 

Setelah berhasil jadi juara satu, setelahnya Devan bersama juara dua dan tiga akan melaju ke babak grand final yang pelaksanaannya di Jakarta. 

"Persiapan sekitar sebulan, karena BGCC prosesnya panjang ada pendaftaran online, membuat video masak, dekorasi dan lainnya sampai dapat pengumuman masuk semi final top 40 di Tegal," tutur Devan. 

Sementara itu, Chef Yuda Bustara memberi alasan kenapa memilih bahan dasar udang dan cumi pada semi final Bright Gas Cooking Competition 2026 di Kota Tegal. 

Menurut Chef Yuda karena ingin menonjolkan dan fokus dengan cita rasa lokal serta potensi yang dimiliki. 

Hal itu juga sesuai dengan tema besar yang diangkat yaitu Warisan Rasa Nusantara Dari Hati. 

Selain itu pemilihan bahan utama memasak udang dan cumi karena pengolahan yang mudah dan cepat bagi peserta. 

"Juri sempat mengalami kesulitan dan diskusi yang cukup panjang sehingga memerlukan waktu karena hidangan peserta ini enak-enak semua. Tapi untuk juara satu ini memang memiliki skor paling tinggi dari sisi kreativitas, penampilan, kebersihan dan pastinya rasa. Setelah ini pemenang juara 1 sampai 3 akan kembali berjuang pada November 2026 di Jakarta," ungkap Chef Yuda. 

Turut hadir secara langsung, Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto menerangkan, event Bright Gas Cooking Competition (BGCC) merupakan agenda rutin yang terselenggara sejak tahun 2022 sampai sekarang. 

Gelaran semi final tahun ini dilaksanakan di tiga kota yakni Tegal pada Agustus, kemudian Palembang pada September dan Pontianak pada Oktober 2026.

Untuk nantinya grand final berlangsung pada November 2026 di Jakarta.

Periode pelaksanaan mulai Juli sampai November 2026 dengan grand prize culinary art course atau pelatihan memasak gratis di Le Cordon Bleu Thailand selama empat hari dan total hadiah ratusan juta. 

Diterangkan, untuk juara pertama mendapat hadiah uang sebesar Rp15 juta plus satu set alat masak premium dan 1 tabung Bright Gas 5,5 kilogram. 

Juara dua mendapat hadiah uang sebesar Rp10 juta plus satu set alat masak premium dan 1 tabung Bright Gas 5,5 kilogram. 

Kemudian juara tiga mendapat hadiah uang sebesar Rp7,5 juta plus satu set alat masak premium dan 1 tabung Bright Gas 5,5 kilogram. 

Sementara untuk juara harapan satumendapat hadiah uang sebesar Rp5 juta plus satu set alat masak premium dan 1 tabung Bright Gas 5,5 kilogram.

Juara harapan dua mendapat hadiah uang sebesar Rp2,5 juta plus satu set alat masak premium dan 1 tabung Bright Gas 5,5 kilogram.

Juara harapan tiga mendapat hadiah uang sebesar Rp1,5 juta plus satu set alat masak premium dan 1 tabung Bright Gas 5,5 kilogram.

Sedangkan untuk peserta sisanya yang lolos semi final tapi tidak dapat nominasi juara, akan tetap mendapatkan hadiah berupa e-voucher Pertamina sebesar Rp500 ribu. 

Melalui kegiatan ini Pertamina berharap bisa mengangkat potensi kuliner lokal agar semakin dikenal masyarakat luas. 

"Nantinya yang diberangkatkan ke Jakarta untuk berkompetisi di babak grand final pada November 2026 yakni pemenang juara satu sampai tiga. Banyak hadiah yang disiapkan totalnya sampai ratusan juta," terang Eko Ricky. (dta) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.