TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Program Studi S-1 Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan internasionalisasi pendidikan tinggi melalui penandatanganan Implementation Agreement (IA) dengan School of Applied Communications (SACs), Universiti Teknologi Brunei (UTB).
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung secara hybrid pada Senin (27/7/2026) ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kolaborasi akademik di tingkat internasional.
Penandatanganan IA dilakukan oleh Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri, Himawan Ardhi Ristanto, didampingi Dekan Fakultas Sosial Humaniora, Dr. Sari Wardani, Sementara itu, pihak School of Applied Communications Universiti Teknologi Brunei diwakili oleh Dr. Mas Ayu Kartika Dewi
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan juga dirangkaikan dengan seminar internasional hybrid bertajuk "Personal Branding in the New Media Era". Seminar menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. Mas Ayu Kartika Dewi dari Universiti Teknologi Brunei, Intan Nurlaili, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, serta Mitariza Migunani, praktisi Marketing Communication Mutiara Cahaya (MC).
Melalui seminar tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun personal branding di era media baru dari berbagai perspektif, mulai dari akademik, regulasi penyiaran, hingga praktik industri komunikasi.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri, Himawan Ardhi Ristanto, mengatakan bahwa implementasi kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperluas jejaring internasional.
"Kerja sama ini merupakan salah satu upaya Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri untuk memperluas kolaborasi akademik di tingkat internasional, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya institusi. Kami berharap implementasi kerjasama ini dapat melahirkan berbagai program nyata, seperti joint teaching, penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga publikasi ilmiah yang memberikan manfaat bagi kedua institusi," ujarnya.
Perwakilan School of Applied Communications (SACs) Universiti Teknologi Brunei, Dr. Mas Ayu Kartika Dewi, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan sekaligus membuka peluang untuk memperluas sinergi akademik di masa mendatang. Ia berharap kedua institusi dapat terus menjalin berbagai program bersama, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun kegiatan akademik lainnya, sehingga mampu memberikan manfaat bagi sivitas akademika di kedua perguruan tinggi.
"Merupakan suatu pengalaman yang sangat menyenangkan bagi kami. Kami berharap School of Applied Communications (SACs) dapat kembali dilibatkan dalam berbagai bentuk kolaborasi di masa mendatang," ujarnya.
Melalui implementasi kerja sama ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Harkat Negeri berharap dapat mengembangkan berbagai program internasional secara berkelanjutan.
Mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan kurikulum berbasis kolaborasi global.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Harkat Negeri dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta mempersiapkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional.(***)