Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi temui keluarga marbot masjid yang tewas dibacok saat hendak azan Zuhur. Istri korban mengaku mengetahui gelagat aneh pelaku sebelum insiden tersebut terjadi.
Seperti diketahui, baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan kasus pembunuhan seorang marbot masjid di Purwakarta berinisial AS (65). AS tewas dibacok oleh tetangganya sendiri yang bernama Fajar Sugama pada (06/08/2026).
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara menduga korban diserang beberapa kali hingga tewas. Kini, pelaku juga telah diamankan oleh kepolisian.
"Luka akibat bacokan ada, luka terbuka terlihat jelas pada tubuh korban. Diduga korban diserang berulang kali," katanya, dikutip dari TribunJabar.id.
Made menuturkan, pelaku diketahui tengah menghadapi kesulitan ekonomi dan belum memiliki pekerjaan. Diduga, pelaku tersinggung dengan omongan korban terkait kondisi ekonomi yang dialaminya.
Kasus pembunuhan itu sontak membuat publik terkejut termasuk, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ya, baru-baru ini Dedi Mulyadi temui keluarga marbot masjid yang tewas dibacok.

Hal itu diketahui dari unggahan di kanal Youtubenya Kang Dedi Mulyadi Channel dilansir pada (09/08/2026). Di unggahan itu, Dedi awalnya menanyakan soal dugaan permasalahan yang menyebabkan pelaku melakukan pembunuhan.
Diakui pihak keluarga, korban tak memiliki masalah pada pelaku. Keluarga juga menyebut pelaku sempat menunjukkan gelagat aneh yakni membawa golok saat datang ke rumah.
Keluarga menduga, peristiwa itu dipicu masalah sepele. Mereka tak menyangka, jika masalah itu berujung fatal hingga menghilangkan nyawa.
"Kalau kita tanya ke bapak katanya bapak nggak ada (masalah), karena sebelumnya dia (pelaku) pernah ke sini sebelum peristiwa itu bawa golok."
"Kalau kita pernah tanya ke bapak-bapak yang lain, mungkin (pelaku) pernah ditegur pas bawa air, kan bapak saya marbot. Mungkin bapak saya sudah ngepel atau apa lah jadi ditegur tapi cuma sebatas itu," anak korban.
Sementara itu, istri korban juga membeberkan detik-detik pelaku saat melancarkan aksinya. Diakui istri korban, ia tak menyangka pelaku tega menghabisi nyawa suaminya.
"Ibu nggak nyangka?" tanya KDM.
"Nggak nyangka, Pak," jawab istri korban.
Istri korban mengaku sempat melihat pelaku. Ia juga mengatakan sempat berusaha menyelamatkan diri saat pelaku keluar dari rumah.
"Saya minta, tolong lari," ujar istri korban kepada Dedi.
"Ibu dikejar juga?" tanya pria yang akrab disapa KDM tersebut.
"Terus saya keluar," jawab istri korban.
Istri korban kemudian kembali berlari dan masuk ke rumah tetangga lainnya. Saat itu, sejumlah warga mulai berdatangan.
Saat itu, ia mengaku masih mencari keberadaan suaminya. Namun, ia mendapat informasi bahwa sang suami telah menjadi korban pembacokan.
"Kata, tuh Bapaknya, Bapaknya. Dicincang, dicincang," ujar istri marbot masjid yang tewas dibacok tetangga tersebut.