TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Ikatan Bujang Gadis bersama Putra Putri Islamic Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, memberikan bantuan kepada korban kebakaran Desa Batu Pance, Kecamatan Tebing Tinggi.
Sekretaris Desa Batu Pance, Anton, pada kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ikatan Bujang Gadis Empat Lawang serta Putra Putri Islamic Kabupaten Empat Lawang.
Baca juga: Modus Isi BBM, 4 Perampok Todongkan Sajam ke Operator SPBU di Empat Lawang, Gasak Uang Rp30 Juta
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi para korban, terutama pada kondisi pascakebakaran yang memang membutuhkan dukungan.
Pihaknya mengapresiasi kepedulian dari berbagai elemen masyarakat terhadap korban yang mengalami musibah kebakaran ini.
“Perhatian dan bantuan dari berbagai pihak tentu menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit setelah mengalami musibah,” katanya.
Diketahui, kebakaran di Desa Batu Pance Kecamatan Tebing Tinggi, 3 keluarga kehilangan tempat tinggal, Sabtu (1/8/2026).
Dilaporkan api pertama kali muncul sekira pukul 02.05 WIB.
Sebab saat itu di tengah malam warga tidak menyadari keberadaan api yang mulai membesar.
Di mana saat itu salah seorang warga mendapati adanya api saat api sudah mulai membesar membakar rumah warga.
Kepanikan pun terjadi warga meminta pertolongan dengan berteriak hingga kemudian membangunkan warga lainnya yang sedang tidur.
Warga yang terkejut mendengar ada ya teriakan kebakaran langsung bangun.
Mereka panik ada yang mencoba memadamkan api ada pula yang mencoba membantu menyelamatkan barang berharga dari dalam rumah dekat titik api.
Di tengah kepanikan tersebut ada juga yang menghubungi petugas damkar untuk meminta pertolongan memadamkan api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Fajar Bayu Dewanto menyampaikan pihaknya menurunkan 2 unit mobil damkar ke Desa Batu Pance untuk memadamkan api.
Dengan ikut dibantu warga petugas damkar melakukan pemadaman pada rumah yang telah terbakar api.
“Api berhasil dipadamkan sekitar 15 menit setelah petugas tiba di lokasi dan mulai memadamkan api, adapun dari total sebanyak 3 unit rumah yang terdampak 1 unit rumah habis terbakar sedangkan 2 unit rumah lainnya alami rusak berat,” katanya.
Akibat kebakaran ini ketiga keluarga pemilik rumah yang terdampak alami kerugian Rp 250 juta, sementara penyebab munculnya api diduga akibat adanya korsleting arus listrik.