TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ketua KAHMI Kota Jambi Joni Ismed menyoroti polemik dualisme kepemimpinan HMI Cabang Jambi setelah muncul dua keputusan yang sama-sama menetapkan calon ketua umum sebagai pemenang.
Joni mengatakan persoalan tersebut bermula sejak pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) HMI Cabang Jambi.
Menurut dia, sejak awal telah terjadi dualisme yang sebenarnya tidak diinginkan para senior HMI.
“Kalau kita mengkaji lebih jauh untuk HMI ke depan, kita susunlah langkah dengan baik. Maka konsolidasi, memahami antara proses pengkaderan, bukan hanya tujuan ambisi personality, tapi ambisi besar HMI menuju masa depan,” kata Joni saat dihubungi Tribun Jambi, Minggu (9/8/2026).
Dia menilai proses pengkaderan harus menjadi tujuan utama organisasi. HMI, kata dia, harus mampu melahirkan kader yang mumpuni, tangguh, intelektual, dan memahami tujuan serta misi besar organisasi.
Joni juga menyoroti adanya dua keputusan terkait pengesahan Ketua Umum HMI Cabang Jambi.
Berdasarkan informasi yang dia terima, keputusan pertama dalam sidang PB HMI menetapkan Predi sebagai Ketua Umum HMI Cabang Jambi.
Namun, setelah terjadi kericuhan, kembali digelar sidang yang kemudian menetapkan Pandu sebagai Ketua Umum HMI Cabang Jambi.
“Jadi, dua-duanya di rapat yang sama, di ruang yang sama, di jam berbeda. Dan keputusannya sama-sama mengesahkan kedua kandidat ini,” ujarnya.
Karena itu, Joni meminta Pengurus Besar HMI (PB HMI) melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi dan legalitas kedua keputusan tersebut.
Menurut dia, pemeriksaan tidak hanya dilakukan oleh ketua umum, tetapi juga perlu melibatkan Ketua PAO dan sekretaris jenderal untuk memastikan seluruh proses administrasi sesuai aturan organisasi.
“Baiknya cek dulu kelengkapan berkas itu. Ketua umum PB HMI dicek, Ketua PAO juga mengecek, sekjen juga secara administrasi mengecek, legalitas yang bagus bagaimana, yang benar apa, siapa,” katanya.
Joni berharap polemik tersebut tidak berkembang menjadi perpecahan di tubuh HMI Cabang Jambi. Dia meminta seluruh pihak segera melakukan konsolidasi untuk mencari jalan keluar terbaik.
“Supaya proses pengkaderan dan kepengurusan HMI Cabang Jambi terlaksana dengan baik untuk ke depan,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan seluruh kader HMI agar mengedepankan intelektualitas dan sikap kebesaran jiwa dalam menyikapi persoalan organisasi.
“Saya berharap bahwa semua kader-kader mengedepankan intelektualitas, jiwa besar,” kata Joni.
Baca juga: MD KAHMI Muaro Jambi Gelar Jalan Santai dan Lomba Mewarnai di Citra Raya City