Ribuan Pecinta Perkutut Padati Lomba Seni Suara P4LSI di Pringsewu
taryono August 09, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Ribuan pecinta burung perkutut dari berbagai daerah meramaikan perlombaan seni suara burung perkutut yang digelar Pelestari dan Pecinta Perkutut Lokal Seluruh Indonesia (P4LSI) Korwil/Korda Lampung di Lapangan Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Minggu (9/8/2026).

Baca juga: Ijazah Sarjana Tak Menjamin Kerja, Kisah Anggraini Bertahan di Tengah Ketatnya Persaingan

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPD RI Almira Nabila Fauzi, Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Anton Subagiyo, Kepala Pekon Mataram Rahmat Riyadi, Ketua Korda P4LSI Lampung Fauzi, serta Ketua Panitia Rinomo.

Ketua Panitia Rinomo mengatakan, perlombaan tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kualitas suara burung perkutut, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarpencinta perkutut.

“Peserta datang dari berbagai daerah, bahkan ada yang berasal dari OKU dan Palembang,” ujar Rinomo.

Menurut Rinomo, jumlah peserta yang hadir diperkirakan mencapai 12.000 orang dan masih berpotensi bertambah. 

Perlombaan dibagi dalam beberapa kelas sesuai kategori yang ditetapkan panitia, mulai dari kelas pemula hingga kelas gacor. Penilaian dilakukan juri berdasarkan kualitas suara dan ketukan burung perkutut dalam setiap sesi yang berlangsung sekitar 15 menit.

Kepala Pekon Mataram Rahmat Riyadi menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan perlombaan tersebut. Ia berharap kegiatan berjalan sukses sekaligus semakin mendorong semangat komunitas dalam mengembangkan P4LSI di Lampung.

Sementara itu, Anggota DPD RI Almira Nabila Fauzi mengapresiasi kegiatan yang digelar P4LSI. Menurutnya, komunitas pencinta perkutut tidak hanya menjadi wadah bagi para penghobi, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ia menilai aktivitas komunitas perkutut berpotensi menggerakkan pelaku UMKM lokal, mulai dari perajin kandang perkutut hingga produsen pakan burung.

“Perlombaan dan kegiatan P4LSI berpotensi mendatangkan peserta dari berbagai daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku UMKM setempat,” katanya.

Ketua Korda P4LSI Lampung Fauzi turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain perlombaan, rangkaian acara juga diisi dengan pelepasan satwa ke habitatnya sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran komunitas terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam, tidak hanya melalui kegiatan penghobi perkutut, tetapi juga melalui aksi nyata yang berkaitan dengan lingkungan.

Selain perlombaan, P4LSI juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan untuk sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antarpencinta perkutut sekaligus mengembangkan seni suara burung perkutut di Lampung.

Sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung dijadwalkan menjadi tuan rumah kegiatan P4LSI berikutnya pada September 2026.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.