Menuju Indonesia Emas 2045, Hashim Djojohadikusumo Kukuhkan 20 Ormas Baru di Formas
Glery Lazuardi August 09, 2026 03:34 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Hashim Djojohadikusumo mengukuhkan keanggotaan baru 20 organisasi kemasyarakatan (ormas). Pengukuhan ini dilangsungkan di Auditorium Universitas Podomoro, Jakarta.

Formas merupakan wadah kolaborasi berbagai organisasi kemasyarakatan, komunitas, asosiasi, yayasan, lembaga, hingga pelaku usaha yang memiliki visi bersama mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045

Pengukuhan tersebut juga bertepatan dengan peringatan HUT ke-2 Formas.

Dengan tambahan anggota baru, total keanggotaan Formas kini mencapai 103 organisasi, termasuk Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Pengukuhan tersebut diawali dengan doa lintas agama yang dipimpin Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.

Acara juga turut dihadiri sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, seperti Wamenaker, Afriansyah Noor; Wamendikti Saintek, Fauzan; Mendikdasmen Abdul Muti; dan sejumlah tokoh nasional maupun tokoh agama.

Baca juga: Bergabung di Formas, Gapempi Tekankan Pentingnya Daya Saing Industri Hadapi Ekonomi Global

Dalam pidatonya Hashim mengatakan keberadaan Formas sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto agar rakyat sejahtera dan menatap Indonesia Emas 2045. Satu di antara upaya pemerintah adalah membuat rakyat tetap sehat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program ini kata Hashim, juga bagian dari niat Presiden Prabowo untuk menghapuskan angka stunting dari anak - anak kecil Indonesia.

"Kan ini untuk tujuan Indonesia Emas. Bagaimana kita bisa emas, kalau kesehatan bangsa kita amat kurang," ujar Hashim, dikutip Minggu (9/8/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Formas, Yohanes Handojo Budhisedjati mengatakan bertambahnya anggota organisasi menunjukkan semakin banyak elemen masyarakat yang berkeinginan mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Hari ini Formas berkembang menjadi keluarga besar yang menaungi 103 organisasi dengan berbagai latar belakang profesi, agama, budaya, dan bidang pengabdian,” kata Handojo.

Menurut Handojo, keanggotaan Formas tidak dibangun dengan menjanjikan keuntungan tertentu kepada organisasi yang bergabung. Namun murni didasari sukarela dan pengabdian untuk kepentingan masyarakat.

"Formas tidak dibangun atas dasar kepentingan materi, proyek, jabatan, ataupun keuntungan tertentu. Kami tidak menjanjikan manfaat dalam bentuk tersebut kepada setiap organisasi yang bergabung,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Acara sekaligus Ketua Dewan Pakar Formas, Serian Wijatno, mengatakan bertambahnya puluhan ormas menjadi momentum untuk memperkuat peran masyarakat sipil dalam mendukung kerja pemerintah.

Menurutnya, Formas berupaya memastikan kebijakan dan program strategis pemerintah dapat memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi salah satu kunci dalam mendukung pelayanan pemerintah agar berjalan optimal.

Formas kata dia, berkomitmen menjadi wadah aspirasi sekaligus pengawal program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

"Total keseluruhan ormas yang bergabung kini sudah mencapai 103 organisasi. Ke depan, gelombang dukungan akan terus bertambah dari berbagai latar belakang, baik di dalam negeri maupun luar negeri," ujar Serian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.