TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Hampir dua pekan berlalu sejak jasad Sumarna, seorang petugas keamanan (satpam), ditemukan tewas di kawasan Tanggul Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Namun hingga saat ini, misteri dugaan pembunuhan tersebut belum juga terkuak oleh pihak kepolisian.
Belum adanya kepastian mengenai identitas maupun keberadaan pelaku membuat pihak keluarga hidup dalam bayang-bayang kecemasan.
Duka mendalam ini berdampak langsung pada kondisi fisik istri korban, Siti Mariam, yang mengaku kesehatannya mulai menurun akibat terus memikirkan nasib penanganan kasus suaminya.
"Alhamdulillah, anak-anak sehat. Cuma saya agak kurang sehat karena terus kepikiran," ujar Siti Mariam saat ditemui di kediamannya, Minggu (9/8/2026).
Di tengah rasa kehilangan yang mendalam, Siti berusaha untuk tetap tegar demi membesarkan anak-anaknya.
Keluarga korban pun mengaku sangat kooperatif dan telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik kepolisian.
Guna membantu proses penyelidikan, sedikitnya tiga orang anggota keluarga telah mendatangi kantor polisi untuk dimintai keterangan.
Siti sendiri mengaku telah berhadapan dengan penyidik lebih dari dua kali.
"Saya sudah diperiksa lebih dari dua kali," ungkap Siti.
Meski demikian, hingga Minggu (9/8/2026), pihak keluarga menyatakan belum mendapatkan informasi signifikan mengenai titik terang maupun penetapan calon tersangka dari kepolisian.
Bagi Siti dan anak-anaknya, pengungkapan kasus ini bukan sebatas menangkap pelaku, melainkan tentang mencari kepastian hukum serta keadilan atas kematian tragis Sumarna.
Keluarga berharap kepolisian bisa bergerak lebih cepat agar perkara ini tidak mengambang tanpa kejelasan.
"Harapan saya bersama keluarga, semoga kasus ini segera terungkap dan pelakunya dapat ditangkap oleh pihak kepolisian. Harapannya ingin cepat terungkap, jangan sampai berlarut-larut," tegasnya.
Hingga kini, peristiwa tewasnya satpam di kawasan Tanggul Jatiluhur tersebut masih ditangani oleh jajaran kepolisian setempat, sementara pihak keluarga terus menunggu perkembangan terbaru demi mendapat jawaban atas tragedi yang menimpa mereka.