Rehab Stadion Gajah Mada Mojosari Berstandar FIFA Dikebut, Diguyur APBD Pemkab Mojokerto Rp 9 M
Dyan Rekohadi August 09, 2026 07:32 PM

 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO – Pembangunan infrastruktur olahraga rehabilitasi Stadion Gajah Mada, Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur terus dikebut dan ditargetkan selesai lebih cepat pada November dari jadwal semula 20 Desember 2026.

Proyek strategis senilai Rp 9,07 miliar dari APBD itu siap menyulap stadion kebanggaan masyarakat menjadi arena modern.

Fasilitas utama akan dilengkapi dengan rumput jenis Zoysia Matrella berkualitas internasional serta lintasan lari yang memadai.

Langkah percepatan ini diharapkan mampu membangkitkan gairah dan bakat sepak bola di wilayah Mojokerto.

Baca juga: 5 Destinasi Pendakian Gunung Pendek di Mojokerto untuk Upacara 17 Agustus di Atas Awan

 

Sentuhan Standar FIFA dan Kualitas Internasional

Pemerintah daerah berkomitmen memberikan sarana olahraga terbaik bagi masyarakat melalui pembenahan fasilitas utama stadion.

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa (Gus Barra), mengatakan bahwa rehabilitasi Stadion Gajah Mada, Mojosari masih dalam proses pembangunan.

"Sudah mulai dikerjakan, mungkin nanti ada simbolis penanaman rumput (Lapangan bola) Stadion Gajah Mada," ujar Gus Barra, Minggu (9/8/2026).

Penataan ulang sarana olahraga ini dialokasikan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi anggaran daerah.

Menurutnya, revitalisasi fasilitas olahraga ini akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran Pemerintah Daerah.

Adapun fokus utama rehabilitasi Stadion Gajah tahun 2026 ini, adalah lapangan sepak bola dan lintasan lari.

"Anggarannya kurang lebih Rp 9 miliar untuk rumput dan lintasan lari. Targetnya lebih cepat selesai November ini, dari maksimal 20 Desember 2026," jelasnya.

"Nanti rumput (Sepak bola) dan lintasan lari pastinya secara bertahap, tribun-tribun nanti juga akan kita perbaiki," imbuh Bupati Mojokerto Gus Barra.

Ia mengungkapkan, rehabilitasi Stadion Gajah Mada disentuh perbaikan dalam pemerintahannya demi mendukung sektor olahraga.

Dirinya berharap, dengan hadirnya Stadion Gajah Mada ini menjadi kebanggaan masyarakat dan memacu bakat persepakbolaan lebih baik lagi di Kabupaten Mojokerto.

"Harapannya, kita punya stadion yang dibanggakan, dengan hadirnya stadion bisa memacu bakat persepakbolaan lebih baik lagi di Kabupaten Mojokerto," pungkas Bupati Gus Barra.

Baca juga: Jalan Beton Watesnegoro-Kunjorowesi Mojokerto Resmi Beroperasi, Diresmikan Bupati Gus Barra

 

Progres Lapangan Melesat Lampaui Target

Pengerjaan fisik di lapangan mencatatkan hasil impresif yang melampaui perkiraan awal perencanaan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto, Yuni Laili Faizah menambahkan, terkait progres rehabilitasi Stadion Gajah Mada Mojosari perkembangannya sangat positif dan berjalan lebih cepat dari target.

Berdasarkan laporan progres minggu ke-6 (Periode 27 Juli hingga 2 Agustus 2026), realisasi fisik di lapangan telah mencapai 18,37 persen.

Angka ini jauh melampaui rencana awal, yang ditargetkan sebesar 4,23 persen.

"Artinya, terdapat deviasi positif atau percepatan progres sebesar kurang lebih 14,14 persen. Kami terus mengawal agar tren positif ini bertahan, sehingga proyek dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang maksimal." bebernya.

 

Komitmen Berkelanjutan Pemkab Mojokerto

Pengerjaan tahun ini menjadi lanjutan dari perbaikan infrastruktur pendukung yang telah diselesaikan sebelumnya.

Dikatakan Yuni, pembangunan rehabilitasi Stadion Gajah merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Sebelumnya pada P-APBD tahun 2025 lalu, pihaknya telah merampungkan perbaikan drainase, pemasangan paving, serta rehabilitasi gedung penunjang di Stadion Gajah Mada.

"Nah, untuk tahun 2026 ini fokus utama kita adalah merehabilitasi lapangan rumput dan lintasan lari di dalam kawasan stadion," ucap Yuni.

Yuni menyebut, tujuan utama dari infrastruktur ini tentu sangat jelas dan selaras dengan visi-misi Bupati Mojokerto.

"Kami ingin menyajikan fasilitas yang representatif dan berstandar baik, agar Stadion Gajah Mada Mojosari benar-benar menjadi sarana olahraga kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto," tutupnya.

Baca juga: Pemkab Mojokerto Tambal Jalan Rusak 1,1 Kilometer Merespon Aksi Tanam Pohon Pisang Warga

 

Masih kata Yuni, lapangan bola di Stadion Gajah Mada akan direhab sesuai standar FIFA.

Sebelum pembangunan, pihaknya telah berkonsultasi dengan berbagai pihak termasuk PSSI dan lainnya untuk memenuhi standar itu.

"Ini adalah (Stadion Gajah Mada) standar FIFA yang direkomendasikan, kita sudah mengadopsi itu untuk diterapkan di Kabupaten Mojokerto," tukasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.