Ratusan Hewan Ikuti Sterilisasi dan Vaksinasi di SAVARI, Semarak Milad Perak FK Unri
M Iqbal August 09, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Rangkaian Milad Perak ke-25 Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK Unri) kembali diisi dengan ragam kegiatan, yang kali ini melibatkan masyarakat dan hewan peliharaan.

Melalui kegiatan Sterilisasi dan Vaksinasi Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Riau (SAVARI), ratusan hewan mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis di Klinik Hewan Pendidikan Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Riau, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari soft opening Klinik Hewan Pendidikan Prodi Kedokteran Hewan Unri. SAVARI diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari sterilisasi, vaksinasi rabies, hingga lomba makan cepat kucing yang diikuti masyarakat bersama hewan kesayangannya.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Riau, Dr. Mexsasai Indra SH MH, mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada pendidikan di dalam kampus, tetapi juga dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat melalui pelayanan dan kegiatan edukatif.

"Universitas Riau tentu sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana ilmu pengetahuan dan pendidikan di kampus dapat hadir secara langsung untuk memberikan manfaat," kata Mexsasai.

Ia menambahkan, kehadiran pimpinan universitas dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan Prodi Kedokteran Hewan dan fasilitas pendidikan yang dimiliki Unri. Menurutnya, klinik tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi ruang pelayanan sekaligus pembelajaran yang semakin baik bagi mahasiswa.

Dekan FK Unri, Dr. dr. TB Odih Rhomdani Wahid, Sp.BA., Subsp.DA(K)., MKM., FIAPS., mengatakan SAVARI merupakan salah satu rangkaian Milad Perak ke-25 FK Unri yang tahun ini digelar bersamaan dengan soft opening Klinik Hewan Pendidikan Prodi Kedokteran Hewan. Pelayanan dilakukan oleh dokter hewan yang telah terlatih sehingga masyarakat dapat membawa hewan peliharaannya untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Menurut Odih, kegiatan sterilisasi dan vaksinasi memiliki manfaat yang cukup luas, bukan hanya bagi kesehatan hewan peliharaan, tetapi juga dalam mencegah potensi penularan penyakit dari hewan kepada manusia. Karena itu, keberadaan klinik hewan pendidikan di lingkungan Unri diharapkan dapat memberikan edukasi sekaligus pelayanan kesehatan hewan kepada masyarakat.

"Semoga dalam waktu dekat kita juga dapat melakukan peletakan batu pertama Rumah Sakit Hewan Universitas Riau. Kita doakan bersama agar rencana tersebut segera terwujud sehingga pelayanan, pendidikan, dan pengembangan kedokteran hewan di Unri dapat semakin berkembang," ujar Odih.

Ketua Panitia SAVARI, drh. Rian Maulana MSc, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan SAVARI untuk ketiga kalinya. Namun, pelaksanaan tahun ini terasa lebih besar karena digabungkan dengan rangkaian Milad Perak FK Unri sekaligus menjadi momentum soft opening Klinik Hewan Pendidikan.

Rian mengatakan, kegiatan tidak hanya diisi pelayanan kesehatan hewan berupa sterilisasi dan vaksinasi, tetapi juga diramaikan dengan lomba makan cepat kucing. Pihak panitia sebelumnya menyebarkan formulir pendaftaran kepada masyarakat Pekanbaru yang ingin mendapatkan layanan sehingga peserta berasal dari berbagai kalangan.

"Untuk kegiatan kali ini ada 219 ekor hewan yang mendapatkan pelayanan. Rinciannya, 110 ekor mengikuti sterilisasi, kemudian vaksinasi rabies diberikan kepada 82 ekor yang terdiri dari 74 kucing dan delapan anjing. Sementara untuk lomba makan cepat kucing diikuti 27 ekor peserta," jelas Rian.

Menurutnya, antusias masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat pelaksanaan SAVARI tahun ini semakin meriah. Kehadiran pimpinan universitas, para dekan, sivitas akademika, serta masyarakat menunjukkan dukungan terhadap pengembangan Prodi Kedokteran Hewan dan keberadaan Klinik Hewan Pendidikan Unri.

Ketua Panitia Milad Perak FK Unri, Dr. dr. Wiwit Ade Fidiawati, M.Biomed., Sp.PA., mengatakan masyarakat antusias mengikuti berbagai kegiatan yang disiapkan panitia. Sebagian peserta datang untuk melakukan vaksinasi, sementara lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan sterilisasi sekaligus mengikuti lomba makan cepat kucing.

Wiwit juga ikut berpartisipasi dalam lomba tersebut dengan membawa tiga hewan kesayangannya yang diberi nama Milldred, Tommie, dan Aiko. Ketiganya tidak hanya mendapatkan vaksinasi, tetapi juga ikut berkompetisi dalam lomba makan cepat kucing yang menjadi salah satu hiburan dalam rangkaian kegiatan. Dari tiga kucing yang diikutsertakannya, hewan peliharaan Wiwit berhasil meraih juara pertama, juara ketiga, dan juara harapan 1. (Tribunpekanbaru.com/Alexander)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.