Buka Festival Mobok Balang, Gubernur NTB Ajak Warga Jaga Alam dan Sejarah
Laksmi Anindita August 09, 2026 09:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, mengajak masyarakat Desa Tanah Beak, Lombok Tengah, untuk menjaga kelestarian lingkungan dan peninggalan sejarah.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Festival Mobok Balang ke-4 Tahun 2026 pada Sabtu (8/8/2026) malam.

Festival bertema "Semarak Kemerdekaan, Lestarikan Tradisi dan Kebersamaan" ini digelar guna menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur mengungkapkan kegembiraannya dapat kembali bersilaturahmi dan menepati janjinya untuk mengunjungi warga Desa Tanah Beak.

Baca juga: Penangkapan Pengedar Narkoba di Bima, Polisi Bekuk Pria Berinisial JN dan Amankan 16 Poket Sabu

Beliau menilai kawasan tersebut memiliki lingkungan alam yang sangat asri, udara segar, serta keberadaan masyarakat yang ramah.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa hadir di sini. Sudah dua tahun saya berjanji sejak masa kampanye untuk datang, tetapi baru malam ini mendapat kesempatan. Saya senang sekali bisa melihat kegembiraan masyarakat Tanah Beak dan bersilaturahmi bersama,” ujar Gubernur.

Menurut Gubernur, lingkungan sehat yang terjaga di Tanah Beak memberikan manfaat luas hingga ke wilayah sepanjang aliran sungai.

“Lingkungan Tanah Beak masih luar biasa baik dan terjaga. Yang menikmati lingkungan sehat di sini bukan hanya warga Tanah Beak, tetapi juga masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai di bawahnya,” katanya.

Oleh sebab itu, beliau mengimbau masyarakat untuk tidak menebang pohon sembarangan, merawat sungai, dan membuang sampah pada tempatnya.

“Jangan tebang pohon. Manfaatkan sungai, tetapi jangan dirusak. Jangan membuang sampah sembarangan. Kita ingin Tanah Beak tetap asri dan sehat, bukan hanya untuk kita, tetapi untuk generasi yang akan datang,” pesan Gubernur.

Selain isu lingkungan, Gubernur Iqbal turut menyoroti potensi sejarah kawasan Tanah Beak yang berkaitan erat dengan letusan Gunung Samalas pada 1257.

Terakhir, beliau menegaskan bahwa berbagai situs dan benda peninggalan abad ke-13 yang masih tersisa di desa tersebut harus terus dirawat bersama.

“Tanah Beak merupakan salah satu tempat yang masih bisa menyaksikan dampak letusan Gunung Samalas pada abad ke-13. Di beberapa bagian masih terdapat situs-situs peninggalan," pungkasnya.

Baca juga: Skuad Final Timnas Futsal Indonesia untuk Jalani TC di Spanyol: Hector Souto Bawa 16 Pemain

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.