BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Memasuki musim kemarau, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan ancaman satu-satunya di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru.
Selain karhutla, ancaman serius lainnya saat hujan tidak kunjung turun di wilayah Banjarbaru yaitu kekeringan.
Seperti yang dialami sebagian warga di kecamatan Cempaka, Banjarbaru yang mulai mengalami kesulitan air karena sumur-sumur yang biasanya dimanfaatkan untuk keprerluan sehari-hari kini sudah kering.
Merespons kesulitan air itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga yang membutuhkan air kepada masyarakat di Kelurahan Cempaka dan Kelurahan Palam, Sabtu (8/8/2026).
Tidak tanggung-tanggung, petugas mendatangkan mobil tangki yang memuat air bersih sebanyak 10.000 liter.
Kedatangan armada tangki air milik kepolisian langsung disambut antusias oleh warga. Berbekal ember, jeriken, hingga baskom besar, warga mengantre secara tertib untuk menampung air bersih yang dibagikan petugas.
Baca juga: Karhutla di Guntungmanggis Dekati Permukiman, Polisi Selidiki Peristiwa di Cempaka
Baca juga: Barito Putera Perkenalkan Skuad Baru, Ini Deretan Pemain Barunya
Air bersih ini sangat diperlukan oleh warga untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mencuci pakaian dan peralatan dapur, hingga mandi.
Kapolsek Cempaka, Ipda Muhammad Bustan menyampaikan, aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat kepolisian terhadap keluhan warga sekitar yang kian sulit memenuhi kebutuhan dasar harian mereka.
"Kami menyalurkan sekitar 10 ribu liter air bersih hari ini untuk menyasar permukiman warga di Cempaka dan Palam. Harapan kami bantuan ini bisa sedikit meredakan beban masyarakat yang terdampak sulit air," ujarnya.
Salah satu warga Palam, Nordian, menyampaikan, bantuan air bersih ini sangat membantu mereka di tengah sumur yang mulai mengering,
"Saat ini banyak sumur-sumur warga mengering, dengan bantuan air bersih ini keperluan sehari-hari dapat terpenuhi," ungkapnya.
Pendistribusian juga dilakukan langsung menyasar tandon-tandon warga yang dekat dengan permukiman, sehingga warga langsung mengambil ke titik yang didistribusikan. (Banjarmasinpost.co.id/rizky fadillah)