Duduk Persoalan Tunjangan Profesi Guru Madrasah Juli 2026 di Tapin Kalsel Sampai Belum Dibayar
Edi Nugroho August 09, 2026 11:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID,  RANTAU - Duduk persoalam Tunjangan Profesi Guru Madrasah Juli 2026 di Tapin Kalsel sampai belum dibayar.

Sejumlah guru madrasah di Kabupaten Tapin mulai khawatir Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk bulan Juli 2026 belum dibayarkan.

Kekhawatiran tersebut muncul karena hingga awal Agustus 2026, pembayaran TPG bagi guru madrasah baru terealisasi sampai Juni 2026.

Kepala MIN 4 Tapin, Abdul Murad, mengatakan pembayaran TPG dari Kementerian Agama sudah dilakukan sampai bulan Juni 2026.

Baca juga: Perbasi Kalsel Bidik Tuan Rumah Pra-PON Basket 2027, Ini Infrastruktur yang Disiapkan

Baca juga: Karhutla di Guntungmanggis Dekati Permukiman, Polisi Selidiki Peristiwa di Cempaka

Sementara untuk pembayaran TPG bulan Juli, masih menunggu proses pembaruan data pada aplikasi EMIS GTK.

"Pembayaran TPG dari Kemenag sudah dibayarkan sampai bulan Juni 2026, untuk bulan Juli menunggu proses update data pada aplikasi EMIS GTK," ujar Abdul Murad, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, proses pencairan TPG harus mengacu pada persyaratan yang telah ditetapkan dalam peraturan Perdirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI mengenai pencairan TPG.

Hal tersebut menjadi salah satu alasan pembayaran TPG bulan Juli belum dapat dilakukan.

Sebelumnya, Kepala MAN 1 Tapin, H Muhammad Rifani, juga menyampaikan adanya kemungkinan TPG guru madrasah untuk bulan Juli belum dapat dibayarkan pada bulan ini.

Menurut Rifani, kendala tersebut berkaitan dengan aplikasi EMIS GTK dan EMIS 4.0.

Ia berharap mekanisme pembayaran TPG dapat kembali berjalan seperti biasanya sehingga hak guru dapat dibayarkan setiap bulan.

"Kalo bisa tetap seperti biasa, tiap bulan dibayarkan," harapnya. 

Abdul Murad menegaskan, belum dibayarkannya TPG Juli 2026 bukan berarti tunjangan tersebut tidak akan dibayarkan.

Pembayaran masih menunggu proses pembaruan data dan pemenuhan persyaratan pencairan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, para guru madrasah di Kabupaten Tapin masih menunggu proses administrasi dan pemutakhiran data pada sistem EMIS GTK sebelum TPG bulan Juli dapat dicairkan.

3 Tips Menjadi Guru yang Menyenangkan bagi Siswa

Salah satu profesi yang punya peran penting di dunia adalah guru. Melalui guru, ilmu dari dirinya bisa ditransfer ke murid atau siswanya.

Maka tak heran jika profesi guru masih terus dibutuhkan sampai kapanpun. Meski demikian, guru juga harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.

Selain itu, guru pada zaman sekarang bukan lagi yang mendominasi kelas dan semua pusat harus padanya. Guru berperan menjadi fasilitator yang menjalankan alur kegiatan di kelas agar berjalan lancar.

Karena tugas fasilitator, bagaimana membuat suasana kelas menjadi nyaman, kondusif, dan siswa merasa tidak terancam?

Meski guru juga masih disegani, tetapi guru harus paham posisinya dan memperhatikan betul segala tindakannya. Ternyata ada kunci penting yang terkadang menjadi kekhilafan seorang guru, yaitu kepedulian.

Maka dari itu, guru harus peduli pada siswanya. Melansir laman Universitas Stekom, Rabu (1/2/2023), berikut tips menjadi guru yang menyenangkan bagi siswa.

Tips menjadi guru yang menyenangkan

1. Ramah dan bersahabat

Tentunya, bersikap ramah dan bersahabat ini berlaku bagi semua orang, tidak hanya bagi guru. Kenyataannya ada oknum guru yang bersikap angkuh pada muridnya.

Seperti menjaga jarak atau sering disebut anak-anak sekarang dengan jaim atau jaga image. Jika bertemu di luar jam sekolah, seperti pura-pura tidak melihat, sehingga murid yang berniat menegur menjadi kecewa.

Menjadi wajar jika guru sulit mengingat nama murid, karena memang jumlahnya banyak. Tetapi guru biasanya akan mengingat wajah-wajah anak didiknya.

Maka dari itu, guru juga harus ramah dan bersahabat dengan siswanya. Agar ada hubungan baik sampai kapan pun.

2. Humoris

Siswa tidak suka dengan kondisi yang tegang dan kurang bersahabat di kelas. Dalam hal ini, humor bisa menjadi peran untuk memecah kebekuan di dalam kelas.

Humor yang dimaksud disini tidak hanya berlaku seperti jokes-jokes alam komedian. Namun hanya sekedar menertawakan diri sendiri ketika melakukan kesalahan.

Dengan begitu, suasana kelas tidak tegang dan membuat siswa semangat dalam menuntut ilmu di sekolah.

3. Guru harus lebih ramah

Adapun tips menjadi guru yang menyenangkan yang terakhir ialah guru perlu memastikan bahwa siswa bisa diterima dengan baik dan merasa nyaman di kelas.

Perlu belajar lebih baik untuk menghafal nama siswa, sebab mereka pun akan sangat senang mendengarnya.


Sikap ramah kepada setiap siswa akan mudah melakukan pendekatan dan menjalin hubungan yang positif antara guru dan siswa.

 (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid/kompas.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.