Gelagat Pelaku Mutilasi Depok Sebelum Membunuh Korban, Sempat Curhat ke Teman Soal Rencananya
Talitha Desena Darenti August 10, 2026 12:07 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Motif pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, akhirnya terungkap.

Pelaku, Saepullah (26), diketahui melakukan aksi tersebut dengan tujuan menguasai sepeda motor Honda PCX milik korban. 

Pengakuan itu disampaikan Saepullah saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Dalam video pemeriksaan yang diterima Warta Kota pada Minggu (9/8/2026), Saepullah mengakui bahwa dirinya berniat mengambil kendaraan milik korban.

Niat tersebut muncul setelah pelaku mengenal korban melalui sebuah aplikasi dan melihat foto korban sedang menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna hitam.

Polisi menyebut aksi tersebut telah direncanakan Saepullah sebelumnya dan dilakukan pada 23 Juli 2026.

Kepala Tim Khusus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, mengatakan kendaraan korban menjadi salah satu alasan pelaku melancarkan aksinya.

Menurut penyidik, Saepullah berupaya menguasai sepeda motor tersebut karena mengalami tekanan ekonomi.

Dalam pemeriksaan, pelaku juga mengangguk ketika ditanya penyidik mengenai perkenalannya dengan korban melalui aplikasi tersebut.

Kasus ini kemudian terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap pembunuhan yang disertai mutilasi terhadap Kunaefi.

Baca juga: Kronologi Saepul Bunuh Rekannya & Tega Mutilasi Hanya Gara-gara Ingin Motor, Sempat Terdengar Cekcok

Motif Ekonomi 

Pelaku, pada 23 Juli 2026, sempat mengutarakan niat jahatnya tersebut ke seorang temannya via telepon. 

"Saksi yang merupakan teman pelaku bertanya, 'Bagaimana cara mendapatkannya', pelaku jawab,

'Mungkin membunuh orang'," ucap Breggy.

Pada tanggal itu, pelaku mengajak korban bertemu di rumah kontrakannya hingga terjadi cekcok.

Baca juga: Gelagat Aneh Saepul Pelaku Mutilasi Depok, Dikenal Sebagai Pria Agamis Tiba-tiba Ajukan Resign

MUTILASI DEPOK - Tim Inafis Polri melakukan olah TKP kasus mutilasi di wilayah Cipayung, Depok, Rabu (5/8/2026). Sebuah rumah kontrakan berlantai dua didatangi polisi dan Tim Inafis Polri.
MUTILASI DEPOK - Tim Inafis Polri melakukan olah TKP kasus mutilasi di wilayah Cipayung, Depok, Rabu (5/8/2026). Sebuah rumah kontrakan berlantai dua didatangi polisi dan Tim Inafis Polri. (Tribun Trends/Tribun Depok/M Rifqi Ibnumasy/Tribun Depok/M Rifqi Ibnumasy)

Penyebab Cekcok

Cekcok terjadi lantaran Saepullah mengajak korban untuk melakukan hubungan seksual, namun ajakan pelaku kemudian ditolak oleh korban. 

Pelaku lalu mengambil pisau dapur, menusukkan ke pinggang kiri korban, hingga korban tidak sadarkan diri.

"Pelaku menunggu sampai darah di tubuh korban itu habis, kemudian ingin membuang jasad korban, karena berpikir agak susah untuk membuang jasad yang utuh," jelas Breggy.

Baca juga: Kronologi Saepul Bunuh Rekannya & Tega Mutilasi Hanya Gara-gara Ingin Motor, Sempat Terdengar Cekcok

PELAKU MUTILASI - Sosok Saepullah pelaku mutilasi di Depok. (Tribun Trends/Dok. Resmob Polda Metro Jaya via Kompas.com)

Intrik Ketertarikan

"Pelaku ada intrik penyuka sesama jenis (LGBTQ), pelaku berusaha melakukan hubungan dengan korban, tapi korban tidak terima akhirnya menampar pipi pelaku," katanya.

Saepullah ditangkap Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) dini hari. 

(TribunTrends.com/Wartakotalive.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.