TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG — Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai memanaskan mesin politiknya untuk menyongsong Pemilu 2029.
Bertempat di Kantor DPD PRI Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung, Sabtu (8/8/2026), partai baru ini secara terbuka mematok target besar meraih 50 kursi di DPR RI.
Ketua Umum DPP PRI, Muhammad Nazaruddin, menegaskan target 50 kursi legislatif tersebut harus dicapai melalui konsolidasi struktur partai yang solid serta kehadiran nyata di tengah masyarakat.
"Partai Rakyat Indonesia adalah milik rakyat dan hadir untuk melayani rakyat. Yang harus diuntungkan adalah masyarakat, bukan kami sebagai pengurus. Mulai sekarang, kita ingin 90 persen rakyat Indonesia tahu keberadaan PRI melalui kerja nyata," tegas Nazaruddin di hadapan massa kader yang memadati lokasi acara.
Nazaruddin mengungkapkan, hingga perayaan ulang tahun pertamanya ini, infrastruktur PRI telah terbentuk penuh di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Kekuatan jaringan inilah yang menjadi modal utama partai untuk menembus Senayan pada 2029 mendatang.
Selain konsolidasi internal, PRI juga memperkuat posisinya di panggung politik nasional dengan menyatakan dukungan 100 persen terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Menengok Kantor DPP Partai Rakyat Indonesia Besutan Nazaruddin, Hanya 900 Meter dari Gedung KPK
Nazaruddin menyoroti salah satu program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilainya sebagai investasi kunci menuju Indonesia Emas 2045.
"Kami mendukung penuh program Presiden Prabowo yang pro-rakyat. Jika ada kekurangan dalam pelaksanaannya, tentu akan dilakukan perbaikan demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," lanjutnya.
Sebagai bukti awal kerja nyata di lapangan, momentum pemanasan mesin partai ini juga ditandai dengan aksi sosial berskala nasional.
Ketua Panitia HUT ke-1 PRI, Natalia Rusli, melaporkan bahwa PRI resmi meluncurkan bantuan 800 unit ambulans gratis yang akan didistribusikan ke 38 DPD di seluruh Indonesia.
Fasilitas kesehatan ini disiapkan untuk melayani masyarakat kurang mampu, sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PRI di Jakarta pada Oktober mendatang.
"Tema HUT pertama kami adalah 'Satu Tahun Mengabdi, Sejuta Harapan untuk Negeri'. PRI bukan partai eksklusif, melainkan rumah bagi rakyat. Bantuan 800 ambulans ini adalah bukti bahwa kerja-kerja politik PRI selalu berpijak pada kepentingan masyarakat," pungkas Natalia.