TRIBUNNEWS.COM - Chelsea berpeluang mendapatkan pemasukan tambahan dari transfer Romelu Lukaku yang semakin dekat dengan ke klub Liga Turki, Fenerbahce.
Penyerang timnas Belgia tersebut dikabarkan telah mencapai kesepakatan prinsip dengan klub raksasa Turki itu.
Transfer tersebut semakin terbuka setelah Napoli memberikan jalan bagi Lukaku untuk meninggalkan klub.
Fenerbahce dan Napoli kini tengah berupaya merampungkan kesepakatan terkait kepindahan Lukaku yang kini berusia 33 tahun.
Nilai transfer sang striker diperkirakan berada di kisaran 9 juta hingga 10 juta poundsterling atau sekitar Rp216,41 miliar-Rp240,46 miliar, seperti yang dilaporkan Football London.
Sementara itu, laporan lainnya menyebut angka transfer berada di kisaran 10 juta euro atau sekitar Rp173,5 miliar.
Jika kesepakatan tersebut benar-benar terealisasi, Chelsea bakal ikut mendapatkan keuntungan dari transfer Lukaku.
Pasalnya, ketika melepas Lukaku secara permanen ke Napoli, The Blues memasukkan klausul penjualan kembali.
Dalam klausul tersebut, Chelsea berhak menerima 40 persen dari nilai transfer berikutnya yang dihasilkan sang penyerang.
Jika Fenerbahce dan Napoli menyepakati transfer senilai 10 juta poundsterling, Chelsea berpotensi memperoleh hingga 4 juta poundsterling atau sekitar Rp96,13 miliar.
Menariknya, pemasukan tersebut bisa didapat Chelsea tanpa harus kembali melakukan negosiasi transfer dengan Napoli maupun Fenerbahce.
Klausul tersebut menjadi keuntungan tambahan bagi klub asal London itu.
Baca juga: Dibantai Chelsea di Indonesia: Pramusim Tanpa Menang, Ujian Sabar AC Milan dengan Ruben Amorim
Chelsea memang sudah tidak memiliki Lukaku dalam rencana skuad, tetapi tetap bisa mendapatkan keuntungan finansial dari setiap langkah karier sang striker berikutnya.
Tambahan pemasukan tersebut juga bisa menjadi suntikan positif bagi kondisi finansial Chelsea.
Terlebih, klub Premier League itu masih aktif dalam melakukan pergerakan di bursa transfer.
Chelsea mendatangkan kembali Lukaku pada musim panas 2021 setelah membayar Inter Milan sebesar 97,5 juta poundsterling atau sekitar Rp1,95 triliun saat itu.
Transfer tersebut membuat Lukaku menyandang status sebagai pemain termahal dalam sejarah Chelsea.
Ekspektasi besar pun langsung mengiringi kedatangannya karena ia diharapkan menjadi solusi jangka panjang di lini depan.
Namun, periode kedua Lukaku di Stamford Bridge tidak berjalan sesuai harapan.
Selain performa yang tidak konsisten, penyerang asal Belgia tersebut sempat terlibat kontroversi di luar lapangan. Situasi tersebut membuat hubungan Lukaku dengan Chelsea tidak berlangsung mulus.
Lukaku kemudian menjalani masa peminjaman bersama Inter Milan dan AS Roma sebelum akhirnya meninggalkan Stamford Bridge secara permanen.
Setelah meninggalkan Chelsea, Lukaku kembali menemukan performa terbaiknya di Italia. Bersama Napoli, ia menjadi bagian penting dalam persaingan di papan atas Serie A.
Namun, kebersamaan Lukaku dengan Napoli berpotensi hanya berlangsung selama satu musim.
Fenerbahce kini berada di garis terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya.
Jika transfer tersebut rampung, Lukaku akan membuka babak baru dalam perjalanan kariernya di Liga Turki.
Chelsea memang sudah tidak memiliki kendali atas keputusan Lukaku setelah melepasnya secara permanen ke Napoli.
Namun, keberadaan klausul 40 persen membuat The Blues tetap memiliki kepentingan finansial terhadap masa depan mantan pemainnya tersebut.
Jika Fenerbahce benar-benar membayar 10 juta poundsterling untuk mendapatkan Lukaku, Chelsea berpotensi menerima sekitar Rp96,13 miliar.
Angka tersebut tentu menjadi keuntungan menarik bagi Chelsea. Sebab, pemasukan itu datang dari transfer pemain yang sudah tidak masuk dalam rencana skuad mereka.
Kini, Chelsea tinggal menunggu kesepakatan antara Fenerbahce dan Napoli benar-benar rampung.
(Tribunnews.com/Giri)