Kecelakaan Kembali Terjadi di Tanahlaut, Kali Ini Pengendara Motor Alami Patah Kaki
Hari Widodo August 10, 2026 10:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Tanahaut (Tala), Kalimantan Selatan.

Belum genap sepekan setelah kecelakaan maut di Jalan A Yani, Desa Asamasam, Kecamatan Jorong, kini insiden serupa kembali terjadi di kawasan Trans 300, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.

Kali ini, kecelakaan melibatkan sepeda motor (R2) dengan kendaraan roda empat (R4).

Pengendara sepeda motor itu yakni EF (32), warga Bati-Bati.

Benturan tersebut membuat EF mengalami sejumlah luka. Bahkan kabarnya mengalami patah kaki. 

Baca juga: Ibu dan Anak Tewas di Jalur Pelaihari-Jorong Tanahlaut, Kades Asam-asam: Korban Warga Kami

Korban kemudian langsung dievakuasi ke Puskesmas Jorong untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi kecelakaan tersebut segera diterima jajaran Polsek Jorong. 

Personel piket langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan mengumpulkan informasi terkait kecelakaan.

Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Jorong AKP Rahmad Ramadhani membenarkan adanya insiden tersebut.

Begitu mendapat informasi, anggota piket langsung meluncur ke TKP. Karena itu sementara belum diketahui kronologi laka tersebut. 

Kecelakaan di Trans 300 ini menambah catatan kecelakaan lalu lintas di wilayah Jorong dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, pada Kamis kemarin sekitar pukul 08.30 Wita, kecelakaan juga terjadi di Jalan A Yani, Desa Asamasam, Kecamatan Jorong. 

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor dan kendaraan pikap double cabin dan mengakibatkan dua warga, seorang ibu dan anaknya, meninggal.

Dua hari lalu laka lantas tragis juga terjadi di jalur Pelaihari-Kintap meski berada di kecamatan lain yaitu Kintap.

Baca juga: BREAKING NEWS- Bus Tambang dan Minibus Pariwisata Tabrakan di Jorong Tanahlaut, 19 Orang Terluka

Pengemudi mobil pikap bersama samg istri meninggal dalam insiden itu.

Rangkaian kecelakaan tersebut kembali menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam aktivitas pagi ketika arus kendaraan mulai meningkat.

Sementara untuk kecelakaan di Trans 300, polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman guna mengetahui kronologi serta faktor yang menyebabkan terjadinya tabrakan antara kendaraan roda dua dan roda empat tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.