Daftar Provinsi dengan Tingkat Kemiskinan Terendah per Maret 2026 Menurut BPS, Kaltim Nomor Berapa?
Briandena Silvania Sestiani August 10, 2026 11:11 AM

TRIBUNKALTIM.CO - Daftar provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah pada Maret 2026 menurut BPS, Kalimantan Timur nomor berapa?

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sejumlah provinsi di Indonesia memiliki tingkat kemiskinan di bawah rata-rata nasional pada Maret 2026.

Provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah ada pada Provinsi Bali mencatat tingkat kemiskinan sebesar 3,44 persen.

Adapun Procinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang kembali mencatat penurunan persentase penduduk miskin dibandingkan periode sebelumnya.

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026, Kepala BPS Minta Masyarakat Beri Jawaban Jujur

 

Kemiskinan di Kalimantan Timur Kembali Menurun

Data BPS Kalimantan Timur memperlihatkan bahwa sepanjang periode September 2025 hingga Maret 2026, baik persentase maupun jumlah penduduk miskin di Kalimantan Timur kembali mengalami penurunan.

Persentase penduduk miskin di Kalimantan Timur pada Maret 2026 tercatat sebesar 5,14 persen. Angka tersebut turun 0,05 persen poin dibandingkan kondisi September 2025 yang berada di angka 5,19 persen.

Dalam statistik kemiskinan, istilah persen poin berbeda dengan persen biasa. Persen poin digunakan untuk menunjukkan selisih langsung antara dua persentase.

Dengan demikian, penurunan dari 5,19 persen menjadi 5,14 persen berarti berkurang sebesar 0,05 persen poin.

Tidak hanya dari sisi persentase, jumlah penduduk miskin di Kalimantan Timur juga mengalami penurunan.

Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 200,64 ribu orang, berkurang sekitar 1,40 ribu orang dibandingkan September 2025 yang mencapai 202,04 ribu orang.

Tren penurunan tersebut melanjutkan perkembangan positif yang telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan grafik BPS Kalimantan Timur, jumlah penduduk miskin dan persentasenya mengalami dinamika sejak Maret 2021.

Pada Maret 2021, jumlah penduduk miskin tercatat 241,77 ribu orang atau 6,54 persen. Angka tersebut kemudian turun menjadi 233,13 ribu orang atau 6,27 persen pada September 2021.

Memasuki Maret 2022, jumlah penduduk miskin kembali meningkat menjadi 236,25 ribu orang dengan persentase 6,31 persen, sebelum naik lagi menjadi 242,30 ribu orang atau 6,44 persen pada September 2022.

Selanjutnya, kondisi mulai membaik pada Maret 2023 ketika jumlah penduduk miskin turun menjadi 231,07 ribu orang atau 6,11 persen.

Penurunan berlanjut pada Maret 2024 menjadi 221,34 ribu orang atau 5,78 persen, kemudian kembali turun pada September 2024 menjadi 211,88 ribu orang atau 5,51 persen.

Pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin kembali menyusut menjadi 199,71 ribu orang atau 5,17 persen.

Meski sempat meningkat tipis menjadi 202,04 ribu orang atau 5,19 persen pada September 2025, angka tersebut kembali turun pada Maret 2026 menjadi 200,64 ribu orang dengan persentase 5,14 persen.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa secara umum tren kemiskinan di Kalimantan Timur cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Kaltim Masuk 10 Provinsi dengan Tingkat Kemiskinan Terendah

Capaian Kalimantan Timur sebesar 5,14 persen membuat provinsi ini masuk dalam daftar 10 provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Indonesia berdasarkan data Maret 2026.

Daftar tersebut diurutkan berdasarkan persentase penduduk miskin, mulai dari yang paling rendah hingga lebih tinggi.

Berikut daftar 10 provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Indonesia per Maret 2026:

  1. Bali: 3,44 persen.
  2. Kalimantan Selatan: 3,63 persen.
  3. DKI Jakarta: 3,96 persen.
  4. Kepulauan Riau: 4,09 persen.
  5. Kepulauan Bangka Belitung: 4,75 persen.
  6. Kalimantan Tengah: 5,09 persen.
  7. Kalimantan Timur: 5,14 persen.
  8. Kalimantan Utara: 5,18 persen.
  9. Sumatera Barat: 5,27 persen.
  10. Banten: 5,38 persen.

Dominasi provinsi di Pulau Kalimantan cukup terlihat dalam daftar tersebut. Dari 10 provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah, terdapat empat provinsi yang berasal dari Kalimantan, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kalimantan memiliki tingkat kemiskinan yang relatif lebih rendah dibandingkan banyak provinsi lain di Indonesia.

Sebanyak 18 Provinsi Berada di Bawah Rata-rata Nasional

BPS juga mencatat bahwa terdapat 18 provinsi yang memiliki tingkat kemiskinan lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.

Rata-rata nasional tingkat kemiskinan Indonesia pada Maret 2026 berada di angka 8,07 persen.

Artinya, provinsi-provinsi dengan persentase di bawah angka tersebut memiliki kinerja pengurangan kemiskinan yang lebih baik dibandingkan rata-rata nasional.

Selain 10 provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah, provinsi lain yang juga berada di bawah rata-rata nasional meliputi Kalimantan Barat (5,78 persen), Maluku Utara (5,79 persen), Riau (6,19 persen), Sulawesi Utara (6,32 persen), Jawa Barat (6,54 persen), Jambi (6,67 persen), Sumatera Utara (7,10 persen), dan Sulawesi Selatan (7,24 persen).

Gambaran Tingkat Kemiskinan di Seluruh Indonesia

Data BPS menunjukkan masih terdapat perbedaan yang cukup lebar antarprovinsi dalam tingkat kemiskinan.

Di sisi terendah, Bali mencatat tingkat kemiskinan sebesar 3,44 persen, sedangkan di sisi tertinggi, Papua Tengah mencapai 30,41 persen.

Artinya, selisih antara provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah dan tertinggi mencapai hampir sembilan kali lipat.

Selain Papua Tengah, sejumlah provinsi lain yang masih memiliki tingkat kemiskinan cukup tinggi antara lain Papua Pegunungan sebesar 26,34 persen, Papua Barat sebesar 18,68 persen, Papua Selatan sebesar 18,54 persen, Papua sebesar 18,39 persen, Nusa Tenggara Timur sebesar 17,52 persen, Papua Barat Daya sebesar 16,49 persen, Maluku sebesar 14,91 persen, Aceh sebesar 12,34 persen, Gorontalo sebesar 12,16 persen, Bengkulu sebesar 11,83 persen, Nusa Tenggara Barat sebesar 11,17 persen, Sulawesi Tengah sebesar 10,46 persen, Sulawesi Tenggara sebesar 10,02 persen, Sulawesi Barat sebesar 10,00 persen, DI Yogyakarta sebesar 9,70 persen, Sumatera Selatan sebesar 9,50 persen, Lampung sebesar 9,31 persen, Jawa Tengah sebesar 9,21 persen, dan Jawa Timur sebesar 9,06 persen.

Sementara itu, provinsi lain dengan tingkat kemiskinan di bawah rata-rata nasional terdiri atas Kalimantan Barat sebesar 5,78 persen, Maluku Utara 5,79 persen, Riau 6,19 persen, Sulawesi Utara 6,32 persen, Jawa Barat 6,54 persen, Jambi 6,67 persen, Sumatera Utara 7,10 persen, dan Sulawesi Selatan 7,24 persen.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.