- Rusia dilaporkan memasok Iran dengan drone serang Shahed yang telah ditingkatkan kemampuannya.
Drone ini awalnya dirancang Iran, tetapi kemudian diproduksi dan dikembangkan Rusia setelah digunakan dalam perang Ukraina.
Rusia disebut meningkatkan sistem navigasi dan komunikasi pada drone tersebut.
Kemampuan menghadapi gangguan peperangan elektronik juga ikut diperkuat.
Pengembangan itu dilakukan setelah Shahed digunakan secara intensif dalam perang Ukraina.
Pengalaman tempur selama lebih dari tiga tahun disebut membantu Rusia menyempurnakan sistem drone tersebut.
Kini, versi yang telah dimodifikasi Rusia dilaporkan kembali dipasok kepada Iran.
Pasokan ini datang ketika Iran semakin mengandalkan serangan drone dalam jumlah besar.
Shahed memiliki keunggulan karena biaya produksinya relatif murah.
Di sisi lain, drone tersebut mampu menjangkau sasaran dalam jarak yang cukup jauh.
Karena harganya murah, drone dapat digunakan secara massal untuk membanjiri pertahanan udara lawan.
Kondisi ini memaksa pihak bertahan menggunakan rudal pencegat yang nilainya jauh lebih mahal.
Rusia kemudian mengembangkan Shahed menjadi berbagai varian dengan kemampuan yang semakin beragam.
Peningkatan dilakukan pada akurasi navigasi, sistem komunikasi, dan ketahanan terhadap gangguan elektronik.
Kemampuan tersebut menjadi penting karena drone harus beroperasi di tengah sistem pertahanan udara yang semakin canggih.
Bagi Iran, drone hasil pengembangan Rusia dapat menambah kemampuan serangan jarak jauh Teheran.
Terlebih, teknologi tersebut telah memperoleh pengalaman penggunaan langsung di medan perang Ukraina.
Kerja sama ini juga memperlihatkan semakin eratnya hubungan militer antara Moskow dan Teheran.
Bagi Rusia, dukungan tersebut dapat memperkuat posisi strategisnya di Timur Tengah.
Sementara bagi Iran, teknologi drone yang telah dikembangkan Rusia menjadi tambahan kemampuan menghadapi lawan.
Jika kerja sama ini terus berlanjut, Shahed yang awalnya dirancang Iran kini kembali ke Teheran dengan kemampuan yang semakin matang.
Program: Tribun Video Update
Host: Feba Fadhiliana
Editor Video: Aura Dewi Arafuru
Uploader: bagus gema praditiya sukirman