Rute Baru Wings Air di Bandara Husein Bandung Catat Okupansi Perdana 41,67 Persen, Siap Tambah Rute
Muhamad Syarif Abdussalam August 10, 2026 12:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tingkat keterisian penumpang atau okupansi penerbangan Wings Air pada penerbangan perdana setelah reaktivasi di Bandara Husein Sastranegara Bandung tembus 41,67 persen. 

Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan angka okupansi tersebut menjadi catatan awal sejak rute baru itu mengudara.

Meski begitu, pihaknya optimis okupansi akan terus meningkat seiring reaktivasi Husein Sastranegara, yang melayani penerbangan pesawat jet berbadan sedang (narrow body) pada 14 Agustus 2026. 

Dikatakan Danang, ada dua rute yang disiapkan untuk penerbangan di Bandara Husein Sastranegara tersebut. Diantaranya; Lampung dan Palembang. 

"Rute yang menghubungkan Bandara Udara Husein Sastranegara Bandung (BDO) dengan Bandar Udara Internasional Radin Inten II Lampung (TKG) tersebut telah beroperasi pada 6 Agustus 2026," kata Danang, kepada Tribun Jabar, Minggu (9/8/2026). 

Melalui rute tersebut, masyarakat Jawa Barat kini memiliki akses langsung menuju Lampung tanpa harus terlebih dahulu menggunakan bandar udara penghubung.

Lampung menjadi kota pertama di luar Pulau Jawa yang terhubung langsung dengan Bandung melalui layanan Wings Air.

"Penerbangan Bandung-Lampung dilayani dengan nomor penerbangan IW-1210. Pesawat berangkat dari Husein Sastranegara pukul 13.45 WIB dan tiba di Radin Inten II pukul 15.15 WIB.
Penerbangan tersebut tersedia setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu," jelasnya. 

Sementara penerbangan dari Lampung menuju Bandung dengan nomor IW-1211 berangkat pukul 07.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandung pukul 08.30 WIB setiap Rabu, Jumat, dan Minggu.

Danang mengatakan hadirnya rute tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Jawa Barat dan Lampung. 

"Kedua wilayah selama ini memiliki aktivitas yang cukup tinggi di bidang ekonomi, pendidikan, pemerintahan hingga pariwisata," imbuhnya. 

Menurut Danang, Bandung menjadi salah satu tujuan masyarakat Lampung untuk berbagai keperluan, mulai dari bisnis, pendidikan, layanan kesehatan, perjalanan dinas hingga wisata.

Sebaliknya, Lampung juga menjadi tujuan masyarakat Jawa Barat karena memiliki potensi investasi, perdagangan, pertanian serta destinasi wisata alam dan bahari.

"Rute Bandung-Lampung dilayani menggunakan pesawat ATR 72 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi. Pesawat tersebut digunakan untuk melayani penerbangan regional dengan konsep point-to-point," tuturnya. 

Sedangkan penerbangan Bandung-Palembang dilayani pesawat dengan nomor penerbangan IW-1752 berangkat dari Bandung pukul 09.00 WIB dan tiba di Palembang pukul 10.55 WIB.
Rute tersebut tersedia setiap Rabu, Jumat, dan Minggu.

Danang menuturkab penerbangan Palembang menuju Bandung dengan nomor IW-1753, berangkat dari Palembang pukul 11.25 WIB dan tiba di Bandung pukul 13.15 WIB. Penerbangan tersedia setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Pihaknya menilai Bandung dan Palembang memiliki hubungan yang erat dalam berbagai aktivitas. 

"Mobilitas antara kedua kota tidak hanya didorong kebutuhan bisnis dan perdagangan, tetapi juga pendidikan, layanan kesehatan, pemerintahan, olahraga hingga pariwisata," ucapnya. 

Penerbangan langsung diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan masyarakat karena tidak perlu lagi transit di bandar udara penghubung.

Wings Air, kata Danang, tak menutup kemungkinan akan ada pengembangan rute yang dilakukan secara bertahap. 

"Jika permintaan terus meningkat, layanan tersebut nantinya dapat dikembangkan menggunakan pesawat jet dengan kapasitas angkut lebih besar dan pilihan jadwal penerbangan yang lebih beragam." 

Selain memperluas konektivitas dari Bandung, Wings Air juga memperkuat jaringan penerbangannya dari Palembang.

Salah satunya melalui rute Palembang-Pangkalpinang-Tanjung Pandan (Belitung).
Rute tersebut mulai beroperasi pada 7 Agustus 2026 kemarin. 

"Penerbangan Palembang menuju Pangkalpinang menggunakan nomor IW-1276, berangkat pukul 11.40 WIB dan tiba pukul 12.45 WIB," katanya. 

Adapun penerbangan kemudian dilanjutkan dari Pangkalpinang menuju Tanjung Pandan pada pukul 13.10 WIB dan tiba pukul 14.05 WIB.

Kedua penerbangan tersebut tersedia setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Untuk arah sebaliknya, penerbangan Belitung menuju Pangkalpinang telah beroperasi pada 8 Agustus 2026. Pesawat berangkat pukul 08.30 WIB dan tiba pukul 09.30 WIB.

Penerbangan dilanjutkan dari Pangkalpinang menuju Palembang pada pukul 09.55 WIB dan tiba pukul 10.55 WIB. Rute tersebut tersedia setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Dia menambahkan konektivitas Palembang dengan Pangkalpinang dan Belitung dapat mendukung mobilitas masyarakat Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.