TRIBUNJATENG.COM, MALAYSIA – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang sukses besar dengan memborong 11 medali dalam babak final ajang bergengsi International Innovation & Invention Competition (IIICe 2026) yang diselenggarakan di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) pada Rabu (5/8/2026).
Delegasi mahasiswa FST berhasil membawa pulang total 2 medali emas (Gold), 5 medali perak (Silver), dan 4 medali perunggu (Bronze) mewakili 10 Prodi yang ada di FST UIN Walisongo Semarang.
Kompetisi berskala internasional yang diikuti oleh berbagai inovator dunia ini menjadi panggung pembuktian bagi kreativitas dan keunggulan riset mahasiswa asal Kota Semarang.
Keberhasilan luar biasa ini diraih melalui kerja keras seluruh tim delegasi yang terbagi ke dalam beberapa kategori inovasi:
Medali Emas (Gold Medal)
Medali Perak (Silver Medal)
Medali Perunggu (Bronze Medal)
Ajang IIICe 2026 tahun ini mengusung tema global dan diselenggarakan secara hybrid (offline dan online) di kampus UTHM.
Sesi penilaian akhir serta pengumuman pemenang dilangsungkan secara langsung pada 5 Agustus 2026.
Prestasi gemilang ini semakin memperkuat posisi UIN Walisongo Semarang dalam mendorong internasionalisasi kampus dan penguatan budaya riset di lingkungan akademis.
Karya inovatif yang dibawa oleh mahasiswa terbukti mampu menjawab tantangan global serta mendapat apresiasi tinggi dari para juri internasional.
Keberhasilan memborong medali di UTHM Malaysia ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus melahirkan teknologi tepat guna dan inovasi sains yang berdampak nyata bagi masyarakat luas.
Hal ini menjadi bukti konkret komitmen nyata dalam mewujudkan visi besar UIN Walisongo Semarang sebagai Kampus Kemanusiaan dan Peradaban.
Melalui integrasi sains dan nilai kemanusiaan, inovasi yang lahir dari rahim FST terbukti mampu berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup manusia sekaligus membangun peradaban masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. (***)