TRIBUNKALTIM.CO - Seleksi CPNS selalu menjadi salah satu rekrutmen yang paling dinantikan masyarakat.
Selain menawarkan jenjang karier yang jelas, menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga memberikan berbagai fasilitas dan hak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tak heran jika persaingan dalam seleksi CPNS dari tahun ke tahun cukup ketat.
Bagi kamu yang berencana mengikuti seleksi CPNS 2026, persiapan sebaiknya dilakukan sejak dini, mulai dari memantau jadwal, mengecek formasi, memahami persyaratan, hingga menyiapkan dokumen pendaftaran.
Baca juga: Bocoran Terbaru Kepala BKN soal 3 Kategori Prioritas CPNS 2026, Kapan Pendaftaran Dibuka di SSCASN?
Lantas, kapan pendaftaran CPNS 2026 dibuka? Bagaimana cara daftar melalui SSCASN BKN dan bagaimana cara mengecek formasi yang tersedia?
Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Agustus–September 2026: pengumuman kebutuhan/formasi
September 2026: pendaftaran SSCASN
September–Oktober 2026: seleksi administrasi
Oktober–November 2026: SKD
November–Desember 2026: SKB
Desember 2026–Januari 2027: pengumuman hasil akhir
Selain jadwal, formasi menjadi informasi yang paling banyak ditunggu calon pelamar.
Namun, jumlah dan jenis formasi CPNS 2026 juga belum dapat dipastikan sebelum pemerintah menetapkan kebutuhan ASN.
Formasi nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing instansi serta kualifikasi jabatan yang tersedia.
Jika melihat kebutuhan ASN dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah bidang yang berpotensi tetap membutuhkan tenaga baru antara lain:
Namun, daftar tersebut bukan daftar formasi resmi CPNS 2026.
Calon pelamar tetap harus menunggu pengumuman formasi dari pemerintah dan instansi masing-masing.
Setelah pemerintah mengumumkan formasi, calon pelamar dapat mengeceknya melalui portal resmi SSCASN.
Berikut cara mengecek formasi CPNS melalui SSCASN:
1. Buka situs resmi sscasn.bkn.go.id.
2. Pilih menu pencarian atau informasi formasi yang tersedia.
3. Tentukan periode seleksi yang sedang dibuka.
4. Pilih jenjang pendidikan sesuai ijazah.
5. Masukkan atau pilih program studi.
6. Pilih instansi yang ingin dilamar.
7. Pilih jenis pengadaan PNS jika tersedia.
8. Klik tombol pencarian untuk melihat formasi yang sesuai.
Sebelum menentukan pilihan, jangan hanya melihat nama jabatan.
Periksa juga kualifikasi pendidikan, program studi, lokasi penempatan, jumlah kebutuhan, serta persyaratan khusus yang ditetapkan oleh instansi.
Hal ini penting karena satu program studi belum tentu dapat digunakan untuk seluruh jabatan.
Setiap formasi memiliki persyaratan masing-masing yang wajib dipenuhi pelamar.
Persyaratan CPNS 2026 nantinya mengikuti ketentuan resmi yang ditetapkan pemerintah.
Salah satu regulasi yang menjadi dasar pengadaan ASN adalah Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara.
Secara umum, sejumlah persyaratan yang perlu diperhatikan calon pelamar PNS antara lain:
Perlu diperhatikan, persyaratan tambahan dapat berbeda antara satu formasi dan formasi lainnya.
Karena itu, pelamar wajib membaca pengumuman resmi dari instansi yang dituju.
Baca juga: Simulasi CAT Gratis cat.bkn.go.id Akhirnya Resmi Dibuka, Tanda Pendaftaran CPNS 2026 Segera Dimulai?
Meskipun dokumen CPNS 2026 belum ditetapkan secara resmi, calon pelamar dapat mulai menyiapkan dokumen dasar agar tidak terburu-buru ketika pendaftaran dibuka.
Pastikan seluruh dokumen memiliki data yang sesuai dan dapat terbaca dengan jelas. Format, ukuran file, serta ketentuan dokumen lainnya harus mengikuti petunjuk resmi ketika pendaftaran CPNS 2026 dibuka.
Pendaftaran CPNS dilakukan secara online melalui portal SSCASN. Pemerintah tidak membuka pendaftaran melalui jalur offline maupun pihak ketiga.
Berikut gambaran cara daftar CPNS 2026 berdasarkan mekanisme pendaftaran sebelumnya:
1. Buat Akun SSCASN
Buka situs sscasn.bkn.go.id melalui browser.
Jika pendaftaran sudah dibuka, pilih menu pembuatan akun.
Masukkan data yang diminta, seperti NIK, nomor Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nomor telepon, serta alamat email.
Pastikan seluruh data sesuai dengan dokumen kependudukan.
Setelah proses pembuatan akun selesai, simpan informasi akun dengan baik.
2. Login ke Akun SSCASN
Setelah akun berhasil dibuat, masuk menggunakan akun SSCASN.
Lengkapi biodata dan informasi lain yang diminta sistem.
Pastikan tidak ada kesalahan pada data sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
3. Pilih Instansi dan Formasi
Pilih jenis pengadaan PNS, kemudian tentukan instansi dan jabatan yang sesuai dengan kualifikasi pendidikan.
Pelamar harus memperhatikan seluruh persyaratan sebelum memilih formasi.
Jangan memilih hanya berdasarkan instansi atau lokasi yang diinginkan.
Berdasarkan ketentuan pengadaan ASN, pelamar hanya dapat melamar pada satu instansi dan satu jenis jabatan dalam satu periode tahun anggaran.
4. Unggah Dokumen
Unggah dokumen persyaratan sesuai format dan ukuran yang ditentukan sistem.
Periksa kembali setiap dokumen sebelum diunggah. Pastikan tulisan terbaca, dokumen tidak terpotong, dan seluruh informasi sesuai dengan data yang dimasukkan.
Baca juga: Login SSCASN.BKN.GO.ID! Simak Cara Daftar Tes CPNS 2026 dan Informasi Terkini Jadwal Seleksi
5. Periksa Data Pendaftaran
Sebelum mengakhiri pendaftaran, periksa kembali seluruh data yang telah dimasukkan.
Pastikan instansi, jabatan, pendidikan, dan dokumen yang dipilih sudah benar.
Kesalahan pada tahap ini dapat berdampak terhadap proses seleksi administrasi.
6. Akhiri Pendaftaran dan Cetak Bukti
Jika seluruh data sudah benar, akhiri proses pendaftaran sesuai petunjuk sistem.
Setelah itu, simpan atau cetak kartu pendaftaran sebagai bukti bahwa kamu telah menyelesaikan proses pendaftaran.
Antusiasme masyarakat terhadap CPNS sering dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Karena itu, jangan mudah percaya terhadap informasi yang menawarkan jalur khusus, jaminan kelulusan, atau meminta sejumlah uang dengan alasan biaya pendaftaran CPNS.
Calon pelamar juga perlu berhati-hati terhadap tautan yang menyerupai situs SSCASN. Pastikan alamat situs yang digunakan adalah portal resmi pemerintah.
BKN sebelumnya telah mengingatkan masyarakat mengenai beredarnya informasi pembukaan CPNS 2026 yang tidak benar. Masyarakat diminta memastikan informasi melalui kanal resmi BKN dan pemerintah.