Transportasi ke Kepulauan Seribu Bakal Dikelola Transjakarta, Pramono Janji Tarif Lebih Murah
Ferdinand Waskita Suryacahya August 10, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengalihkan pola pengelolaan transportasi Kepulauan Seribu dari sebelumnya di bawah Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Pramono bilang, perubahan dilakukan untuk membuat pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu menjadi lebih efisien dan profesional.

“Sudah menjadi keputusan Pemerintah DKI Jakarta untuk menangani transportasi Kepulauan Seribu yang selama ini sepenuhnya di-handle oleh Dinas Perhubungan dan sebagian juga oleh para pelaku di lapangan yang rata-rata adalah masyarakat Pulau Seribu sendiri,” kata Pramono saat ditemui di kawasan RDF Rorotan, Jakarta Utara, Senin (10/8/2026).

“Kami melihat ini menjadi sangat tidak efisien,” lanjutnya.

Transjakarta Dinilai Punya Performa Baik

Pramono mengatakan, rencana pengalihan pengelolaan tersebut salah satunya didasarkan pada performa Transjakarta dalam mengelola transportasi di lima wilayah Jakarta.

Menurutnya, Transjakarta saat ini memiliki kemampuan mengelola armada dalam jumlah besar sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

“Pengalaman yang ada di Jakarta sendiri, di perkotaan maksudnya, di lima wilayah yang ada, performa dari Transjakarta sekarang ini cukup sangat baik, mengelola kurang lebih hampir 10.000 bus, lebih bahkan,” ujar!6-.

Kepercayaan masyarakat terhadap Transjakarta juga disebut terus meningkat dengan jumlah pengguna yang naik hingga 14,99 persen pada bulan lalu.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemprov DKI untuk memperluas peran Transjakarta hingga layanan transportasi perairan menuju Kepulauan Seribu.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta sekarang memberikan kepercayaan kepada Transjakarta,” katanya.

Tarif Transportasi Kepulauan Seribu Bakal Lebih Murah?

Meski keputusan pengalihan pengelolaan telah dibuat, Pramono memastikan penerapannya belum dilakukan dalam waktu dekat.

Pemprov DKI masih harus mematangkan mekanisme pengalihan tersebut, termasuk menyesuaikan sejumlah regulasi yang menjadi dasar pengelolaan transportasi.

“Nanti mekanismenya sedang dimatangkan karena harus mengubah Perda, Pergub, dan nanti berapa tarifnya,” kata Pramono.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah tarif perjalanan menuju Kepulauan Seribu. 

Pramono memastikan Pemprov DKI akan mengupayakan tarif yang lebih terjangkau setelah pengelolaannya dilakukan secara profesional oleh Transjakarta.

“Yang pasti tarifnya akan lebih murah kalau dikelola secara profesional seperti apa yang dilakukan saat ini di Transjakarta,” tuturnya.

Bukan Bus, Transjakarta Akan Kelola Kapal

Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza menjelaskan, pengalihan tersebut pada tahap awal akan dilakukan dengan mengambil alih pengoperasian kapal-kapal milik Dishub DKI Jakarta.

Dengan demikian, rencana ini bukan berarti bus Transjakarta akan digunakan untuk membawa warga dari daratan Jakarta menuju Kepulauan Seribu.

“​​Tahap awal TJ akan serah kelola pengoperasian kapal-kapal Dishub, selanjutnya menata pola transportasi di Kepulauan Seribu,” kata Welfizon.

Ia menegaskan bahwa penataan yang dimaksud mencakup layanan transportasi perairan.

“Iya, termasuk penataan angkutan perairan ke Kepulauan Seribu,” ujarnya.

Ke depan, pengalihan tersebut diharapkan membuat layanan transportasi menuju Kepulauan Seribu lebih terintegrasi, profesional, dan terjangkau bagi masyarakat maupun wisatawan.

Berita Terkait

  • Baca juga: Kapal Kepulauan Seribu Bakal Jadi "Transjakarta Laut", DPRD DKI Kasih Peringatan

  • Baca juga: Rusak Akibat Diterjang Ombak, Tanggul Kubus Masif di Kepulauan Seribu Ditangani Sudin SDA

  • Baca juga: Prakiraan Cuaca di Jakarta Rabu 22 Juli 2026: Lima Wilayah DKI Hujan, Kepulauan Seribu Cerah

  • Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.