2.500 Pelari dan Puluhan UMKM Ramaikan GBK: Ada Fun Run dan Pasar Rakyat
Hasiolan Eko P Gultom August 10, 2026 05:38 PM

 

 

TRIBUNNEWS.COM - Ribuan orang memadati kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (9/8/2026).

Bukan hanya untuk berlari, mereka juga bertemu dengan pelaku usaha kecil dalam Pasar Rakyat serta menyaksikan pertunjukan dan lomba tari Nusantara.

Sabana Fun Run 5K dan Pasar Rakyat digelar dalam satu rangkaian kegiatan yang mengusung semangat "Merdeka Bergerak".

Baca juga: Jakarta International Marathon 2026 Berlangsung 2 Hari, Ini Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus

Sebanyak 2.500 pelari ambil bagian dalam lomba lari 5 kilometer, sementara lebih dari 50 tenant UMKM mengisi area Pasar Rakyat.

Rangkaian kegiatan tersebut juga melibatkan sekitar 20 peserta dari berbagai sanggar tari dan sekolah di Jabodetabek dalam perlombaan tari Nusantara.

Jika ditambah pengunjung umum, keluarga peserta, komunitas, mitra, panitia, dan masyarakat yang datang ke kawasan acara, jumlah orang yang terlibat diperkirakan menembus 5.000 orang.

Para pelari berasal dari komunitas lari di wilayah Jabodetabek dan Bandung, mitra Sabana, serta karyawan Sabana Fried Chicken.

Masyarakat umum tetap dapat datang tanpa biaya mulai pukul 06.00 WIB, meski pendaftaran peserta lari telah ditutup.

Pengunjung dapat menyaksikan perlombaan, menikmati berbagai kegiatan, serta berinteraksi langsung dengan pelaku UMKM yang membuka lapak di Pasar Rakyat.

Co-Founder Sabana, Muhammad Azzam, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan perjalanan 20 tahun Sabana yang ingin dikembalikan kepada masyarakat.

"Dua puluh tahun Sabana bukan hanya cerita tentang sebuah merek yang membesar. Di dalamnya ada masyarakat yang memberi kepercayaan, mitra yang menjaga usaha tetap berjalan, dan banyak keluarga yang hidup dari perputaran ekonomi di sekitarnya. Karena itu, perayaan ini harus kembali menjadi milik masyarakat," ujar Azzam Senin (10/8/2026).

Menurut dia, keterbatasan kuota peserta lari tidak seharusnya membatasi keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap kehadiran masyarakat dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha yang mengikuti Pasar Rakyat.

"Kami ingin masyarakat mengingatnya sebagai hari ketika olahraga, kreativitas, dan usaha rakyat bertemu dalam satu ruang. Kebangkitan UMKM tidak dimulai dari pidato yang panjang. Ia dimulai ketika publik datang, melihat, membeli, lalu memberi kepercayaan kepada karya anak bangsa," katanya.

Pasar Rakyat Jadi Ruang Transaksi UMKM

Pasar Rakyat menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan tersebut. Lebih dari 50 tenant UMKM akan menawarkan berbagai produk kepada masyarakat yang datang ke GBK.

Diperkirakan ada sekitar 1.500 pengunjung, kegiatan itu diharapkan tidak berhenti sebagai ajang promosi, tetapi juga membuka peluang transaksi dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon pelanggan baru.

Tokoh UMKM Indonesia, Haji Syamsalis, mengatakan pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan modal dan pelatihan, tetapi juga akses terhadap pasar.

"UMKM tidak hidup dari tepuk tangan. Mereka hidup ketika produknya dilihat, dicoba, dibeli, dan dipercaya. Satu transaksi mungkin kecil bagi pembeli, tetapi bagi pelaku usaha, transaksi itu dapat menjaga produksi tetap berjalan, membayar pekerja, dan menghidupi sebuah keluarga," ujarnya.

Ia mengajak masyarakat yang hadir untuk melihat Pasar Rakyat sebagai bagian dari kegiatan, bukan sekadar pelengkap.

"Kebangkitan UMKM bukan lahir dari slogan, tetapi dari keputusan masyarakat untuk memilih produk bangsanya sendiri," katanya.

Olahraga Bertemu Ekonomi Kreatif

Selain olahraga dan UMKM, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi komunitas kreatif melalui perlombaan tari Nusantara.

Ketua Badan Otonom UMKM DPP GEKRAFS, Octaviani Putri Pertiwi, menilai olahraga memiliki keterkaitan yang semakin kuat dengan sektor ekonomi kreatif.

Menurut dia, kegiatan olahraga dapat mempertemukan komunitas, pelaku kuliner, fesyen, desain, hiburan, hingga pembuat konten dalam satu ekosistem.

"Kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui seremoni. Kemerdekaan harus terasa ketika masyarakat sehat, berani berkarya, dan mempunyai ruang untuk hidup dari hasil karyanya sendiri," kata Octaviani.

Ia menilai pertemuan antara olahraga, kreativitas, dan UMKM dapat menciptakan ruang tumbuh baru bagi masyarakat.

"Orang datang untuk berolahraga, lalu bertemu komunitas. Komunitas melahirkan gagasan, gagasan melahirkan karya, dan karya membutuhkan pasar. Di situlah olahraga dapat menjadi jalan bagi ekonomi kreatif untuk berkembang," ujarnya.

Hadirkan Sejumlah Tokoh

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital Ahmad Ridha Sabana.

Turut hadir Sandiaga Salahuddin Uno, komedian Narji, serta Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Defrizal.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan tidak hanya menyasar komunitas olahraga, tetapi juga bersinggungan dengan isu UMKM, ekonomi kreatif, komunitas, dan olahraga masyarakat.

Project Director Sabana Fun Run 5K dan Pasar Rakyat, Muhammad Haden Aulia Husein, mengatakan kedua kegiatan tersebut dirancang memiliki pengalaman masing-masing tetapi tetap saling terhubung.

"Yang terdaftar akan berada di lintasan, tetapi masyarakat lainnya tetap memiliki tempat yang sama pentingnya. Mereka dapat hadir bersama keluarga, menikmati suasana pagi, memberi semangat kepada peserta, menyaksikan rangkaian kegiatan, dan menghidupkan Pasar Rakyat. Kuota pelari terbatas, tetapi rasa memiliki terhadap acara ini tidak perlu dibatasi," ujar Haden.

Sebanyak 2.500 peserta akan mengikuti lari 5 kilometer dan aktivitas di area race village. Sementara masyarakat umum dapat menikmati Pasar Rakyat, lomba tari Nusantara, hiburan, serta kegiatan komunitas.

Menurut Haden, keberhasilan kegiatan tidak semata-mata diukur dari jumlah pelari yang mencapai garis finis.

"Kami juga melihat berapa banyak interaksi yang terbangun, berapa besar ruang yang diperoleh pelaku usaha, dan apakah masyarakat pulang dengan pengalaman yang membuat mereka ingin kembali mendukung kegiatan seperti ini," katanya.

Kesiapan Teknis dan Keselamatan

Sabana Fun Run 5K diselenggarakan bersama QUPRO Indonesia sebagai event organizer dan SportQu sebagai official sports management.

QUPRO Indonesia menangani koordinasi kebutuhan peserta, komunitas, sponsor, tenant UMKM, venue, produksi, serta mitra teknis. Sementara SportQu menangani aspek perlombaan, termasuk rute, marshal, tim medis, dan titik hidrasi.

Sabana Fun Run 5K dan Pasar Rakyat berlangsung pada Minggu (9/8/2026) di kawasan GBK, Jakarta.

Masyarakat umum datang mulai pukul 06.00 WIB untuk mengikuti berbagai aktivitas di luar lomba lari.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.