Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE, mengatakan keterbukaan dalam pengelolaan zakat menjadi bagian penting untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Baitul Mal harus terus menjaga keterbukaan dan transparansi, sehingga masyarakat dapat melihat bahwa zakat yang mereka titipkan benar-benar disalurkan kepada mereka yang berhak,” ujar Wali Kota.
Wali Kota menyampaikan hal ini usai menyerahkan Baitul Mal Award 2026 yang dilaksanakan Baitul Mal Langsa, di Halaman Pendopo Wali Kota setempat, Senin (10/8/2026).
Baitul Mal juga melaksanakan pelaporan pertanggung jawaban penerimaan tahun 2025, serta penyaluran zakat senif miskin bagi pelajar se-Kota Langsa.
Wali Kota Jeffry juga mengingatkan kepala sekolah harus lebih aktif memperhatikan kondisi siswa dari keluarga kurang mampu, terutama terkait kebutuhan perlengkapan pendidikan.
Apabila ada murid yang seragamnya sudah tidak layak, tidak memiliki sepatu, tas, atau perlengkapan sekolah lainnya dan memang berasal dari keluarga kurang mampu, segera laporkan kepada Baitul Mal.
Baca juga: Tenggelam Saat Berenang di Sungai Pante Bahagia, Mahasiswa Asal Langsa Ditemukan Meninggal
"Tidak ada tas, kita bantu tas. Tidak ada sepatu, kita bantu sepatu. Tidak ada buku, kita bantu buku. Tidak ada seragam, kita bantu seragam,” ucapnya.
Wali Kota juga mengingatkan agar persoalan anak-anak kurang mampu tidak dieksploitasi untuk kepentingan konten di media sosial.
Setiap persoalan masyarakat harus terlebih dahulu dikoordinasikan melalui sekolah, Baitul Mal, pemerintah gampong, kecamatan, maupun perangkat terkait.
Ia mengingatkan, jangan sampai anak-anak kita yang kurang mampu dieksploitasi untuk kepentingan konten.
Sehingga muncul kesan seolah-olah pemerintah, sekolah, guru, dan perangkat gampong tidak peduli.
"Selama pemerintah masih mampu menangani, mari kita selesaikan bersama melalui mekanisme yang ada," sebutnya.
Baca juga: Daftar Harga Emas di 8 Daerah Aceh 10 Agustus 2026: Langsa &Tamiang Tembus Rp8,1 - Rp8,2 Juta/Mayam
Jeffry juga menegaskan bahwa dana Baitul Mal merupakan amanah umat yang tidak boleh dicampur adukkan dengan kepentingan politik.
Dia menegaskan kembali, pihaknya tidak akan menjadikan Baitul Mal sebagai bancakan untuk kegiatan politik.
Dana zakat tidak boleh dicampur adukkan dengan kepentingan partai politik, tim sukses, maupun kepentingan pribadi.
"Zakat yang Bapak dan Ibu titipkan akan kami salurkan kepada mereka yang memang berhak menerimanya,” tegasnya.
Menurut Wali Kota, dana Baitul Mal telah dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, antara lain untuk korban banjir, janda lanjut usia.
Kemudian anak yatim, mualaf, serta masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan.
Baca juga: 21 Kontingen Pramuka Langsa Dilepas Menuju Jambore Nasional di Cibubur
Bantuan juga telah disalurkan kepada anak yatim yang jumlahnya mencapai 3.169 orang, juga membantu mualaf, termasuk melalui rehabilitasi rumah.
"Ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada mereka yang membutuhkan,” paparnya.
Dalam kesempatan itu Wali Kota menyampaikan apresiasi masyarakat dan para ASN di lingkungan Pemko Langsa yang telah menunaikan zakat profesi melalui Baitul Mal.
Di juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memercayakan zakat kepada Baitul Mal sebagai lembaga yang berwenang mengelolanya.
“Insya Allah, kami akan terus menjaga kepercayaan tersebut dengan mengelola dan menyalurkan dana umat secara transparan, amanah, dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Laporan Zakat Baitul Mal
Sementara Ketua Baitul Mal Kota Langsa Muamar Qausar, S.Sos.I, mengatakan, bersama Bank Aceh Syariah Cabang Langsa, Baitul Mal terus menghadirkan kemudahan pembayaran zakat dan infak, salah satunya melalui QRIS.
Dalam waktu dekat ini, layanan itu juga ditargetkan tersedia melalui Action Mobile Banking Bank Aceh.
"Cukup menggunakan handphone melalui QRIS, zakat dan infak dapat langsung disetorkan ke Baitul Mal,” ucapnya.
Ketua Baitul Mal juga melaporkan penerimaan zakat tahun 2025 mencapai Rp 2.292.982.392, penerimaan infak sebesar Rp 2.891.087.475, total penerimaan Rp 5.184.069.868.
Kemudian untuk total penyaluran zakat dan infak pada 2025 mencapai Rp 5 miliar, yaitu masing-masing Rp 2,5 miliar untuk zakat dan Rp 2,5 miliar untuk infak.
"Dana tersebut merupakan zakat dan infak yang dihimpun pada 2024," jelas Muammar.
Dia menambahkan, untuk penyaluran zakat senif miskin pelajar dan santri tahun 2026, Baitul Mal mengalokasikan Rp 357.500.000 bagi 2.783 penerima.
Meliputi pelajar SD, SMP, MI, MTs, MA, mahasiswa perguruan tinggi, serta santri dayah.
Selain bantuan pendidikan, dana infak juga disalurkan melalui berbagai program sosial.
Di antaranya pembangunan dan rehabilitasi 17 unit rumah layak huni bagi fakir miskin, bantuan material rehabilitasi rumah bagi 87 penerima.
Selanjutnya, bantuan tunai bagi 3.169 anak yatim dan piatu, bantuan biaya konsumtif bagi 351 penjaga pasien yang dirujuk berobat ke luar daerah.
"Termasuk bantuan kitab kepada 43 santri dari keluarga kurang mampu," ulasnya.
Dikatakan Muammar, penerimaan zakat pada 2026 diperkirakan mengalami penurunan akibat meningkatnya nilai nisab seiring kenaikan harga emas.
Saat ini nisab zakat penghasilan berada pada kisaran Rp 161,7 juta per tahun atau sekitar Rp13 juta per bulan, dengan kewajiban zakat sebesar 2,5 persen.
Namun demikian, Baitul Mal berkomitmen terus menggali potensi zakat yang belum terhimpun secara optimal untuk meningkatkan penerimaan dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Dirinyamenyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki dan munfiq yang telah mempercayakan pengelolaan zakat dan infaknya kepada Baitul Mal Kota Langsa.
"Kami berharap kepercayaan tersebut terus terjaga sehingga pengelolaan zakat dan infak dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi fakir miskin dan mustahik lainnya," ucapnya.
Baitul Mal Kota Langsa juga memberikan Baitul Mal Award Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada para muzakki dan munfiq.
Baik dari unsur pemerintahan, lembaga pendidikan, BUMN, BUMD, serta para pengusaha yang telah mendukung pengelolaan zakat dan infak melalui Baitul Mal Kota Langsa.
Kategori Pemerintahan Terbaik
• RSUD Langsa Rp 1.494.813.168,44
• Dinas Kesehatan Rp 363.984.861,50
• Sekretariat DPRK Rp 97.444.294
• Sekretariat Daerah Rp 82.677.838
Kategori Instansi Swasta/BUMN/BUMD
• Bank Aceh Syariah Cabang Langsa Rp 541.895.981
• PTPN IV Reginal VI Rp 255.591.463
• Perumda Air Minum Tirta Keumuneng Rp 38.127.537
• PT PLN UP3 Langsa Rp 25.000.000
• PT Pekola Rp 17.361.932
• Bank Serambi Mekah cabang Langsa Rp 10.403.438
• Karyawan/Karyawati BPJS Ketenagakerjaan Kota Langsa Rp 2.500.000
Kategori Pendidikan Tingkat SD
• SD Negeri Percontohan Langsa Rp 16.726.235
• SD Negeri 8 Kota Langsa Rp 14.744.796
• SD Negeri 1 Matang Seulimeng Rp 11.628.365
Kategori Pendidikan Tingkat SMP
• SMP Negeri 3 Langsa Rp 44.129.490
• SMP Negeri 9 Langsa Rp 42.371.351
• SMP Negeri 1 Langsa Rp 25.596.901
Kategori Perguruan Tinggi
• IAIN Langsa Rp 60.003.391
Kategori Perorangan
• H. Sanusi Yahya Rp 50.000.000
• Taufan Rp 20.000.000
• Abdul Qayum Rp 10.000.000
• Said Hanafiah (Apotik Razi Farma) Rp 10.000.000
• Toko Narata Rp 3.800.000
• Toko Kain My Tex Rp 3.000.000
• Showroom Young Motor Rp 2.900.000
• UD. Melati Lestari Rp 2.500.000
Penyaluran Simbolis Zakat Senif Miskin Pelajar 2026
• SD Negeri 8 Langsa Rp 5.200.000
• MI 2 Paya Bujok Rp 1.500.000
• SMP Negeri 3 Langsa Rp 15.500.000
• MTsN 1 Rp 1.500.000. (*)