Liputan6.com, Bogota - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin. Guncangan kuat tersebut juga dirasakan hingga negara tetangga, Ekuador, membuat warga bergegas meninggalkan rumah dan gedung.
Di Cali, salah satu kota terbesar di Kolombia, dahsyatnya gempa dirasakan langsung oleh warga. Jorge Moncayo, pengemudi taksi berusia 64 tahun, melihat kepulan debu membumbung di berbagai penjuru kota dari rumahnya yang berada di kawasan pegunungan.
Kepulan debu itu muncul setelah sejumlah bangunan runtuh akibat guncangan gempa.
“Seluruh rumah saya berguncang,” kata Moncayo.
“Saya belum pernah mengalami gempa sekuat ini," lanjut dia.
Warga bersama tim penyelamat telah mulai menyisir puing-puing bangunan yang runtuh untuk mencari orang-orang yang mungkin masih terjebak.
Gempa tersebut menimbulkan sedikitnya 20 korban jiwa. Di Pereira, sebanyak 18 orang dilaporkan tewas, sementara sejumlah lainnya masih terjebak di dalam bangunan yang runtuh.
Wali Kota Pereira Mauricio Salazar menyampaikan informasi tersebut kepada Caracol Radio.
Sementara itu, dua orang lainnya meninggal dunia di Manizales. Wali Kota Manizales Jorge Eduardo Rojas mengatakan hal tersebut dalam wawancara dengan Blu Radio.
Kerusakan parah juga dilaporkan terjadi di Cali. Sedikitnya 20 bangunan runtuh, dengan sejumlah orang masih terjebak di dalamnya, kata Wali Kota Cali Alejandro Eder.
Pemerintah Kota Cali telah meminta bantuan tim dari Bogota dan Medellin untuk mendukung operasi penyelamatan.

Dampak gempa juga mengganggu operasional penerbangan. Enam bandara di wilayah barat Kolombia yang mengalami kerusakan menghentikan sementara aktivitasnya, menurut badan penerbangan sipil negara tersebut.
Keenam bandara itu melayani Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura. Badan penerbangan sipil menyampaikan informasi tersebut melalui akun resminya di X.
Berdasarkan laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dan lembaga terkait di Kolombia, pusat gempa berada di San Jose Del Palmar, wilayah administratif di Provinsi Choco, sekitar 400 kilometer sebelah barat Bogota.
USGS menyebut gempa tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 107 kilometer di bawah permukaan bumi.