Istana Buka Suara soal Kebakaran Bromo, TNI-Polri hingga Pemprov Dikerahkan Padamkan Api
Laksmi Anindita August 11, 2026 12:44 AM


TRIBUNWOW.COM - Pemerintah terus mengintensifkan penanganan kebakaran yang terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

Pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait untuk mencegah api semakin meluas.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Senayan, Jakarta, Senin (10/8).

Adapun koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pangdam, Kapolda, Menteri Kehutanan, hingga Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus melakukan upaya sekeras-kerasnya untuk sesegera mungkin melakukan proses pemadaman supaya tidak terus meluas," katanya.

Baca juga: Iran Beri Sinyal Selat Hormuz Bisa Dibuka, Ini Syarat yang Diajukan ke AS

Upaya pemadaman terus dilakukan secara maksimal agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya.

Prasetyo menyebut kondisi cuaca yang sangat kering menjadi salah satu faktor yang membuat kawasan tersebut rentan mengalami kebakaran.

"Sambil juga tentunya kita mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa memang ini kondisi cuaca yang sangat kering, sehingga rentan terjadinya percikan-percikan api," ucapnya.

Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko munculnya percikan api yang dapat dengan cepat berkembang menjadi kebakaran.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama cuaca kering masih berlangsung.

Baca juga: Hari Kedelapan Karhutla Bromo, Api Masih Membara, Ratusan Hektare Lahan TNBTS Terbakar

Masyarakat juga diminta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, khususnya di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran tinggi.

Kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya kebakaran baru yang sulit dikendalikan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.