TRIBUNMANADO.CO.ID - Puluhan panitia penyelenggara drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) diperiksa bergilir di Polres Kotamobagu, Jalan Paloko Kinalang, Kelurahan Kotabangon, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, Senin (10/08/2026).
Dari pantauan tim Tribun Manado sejak Senin petang, ada sekitar puluhan orang yang bergantian masuk ke ruang Pemeriksaan Unit Pidana Umum (Pidum), dan ruang Jatanras satuan Reskrim Polres Kotamobagu.
Hingga pukul 23.30 Wita malam, pemeriksaan masih terus berlangsung.
Hingga kini belum ada rilis resmi dari pihak Polda Sulut ataupun Polres Kotamobagu terkait hasil pemeriksaan puluhan panitia ini.
Perlu diketahui, pemeriksaan beberapa panitia ini terkait tragedi tabrakan mobil Drag Race di Kelurahan Upai, Kota Kotamobagu.
Hingga kini 8 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 8 orang lagi mengalami luka-luka.
Adapun sebelumnya panitia penyelenggara sudah menyatakan sikap siap memikul tanggung jawab penuh atas seluruh dampak peristiwa nahas tersebut pascakejadian.
Termasuk menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban yang kini berjuang di rumah sakit.
“Saya sudah berada di sini, di rumah sakit. Kami siap bertanggung jawab atas para korban yang masih dalam perawatan,” ujar Ketua Panitia Lucky Sugeha, Minggu (9/8/2026) kemarin, beberapa jam pasca-peristiwa.
Di hadapan deretan korban yang berbaris di ruang perawatan, Lucky tampak terpukul dan menyesali peristiwa yang merenggut nyawa serta melukai puluhan warga itu.
"Intinya kami siap bertanggungjawab penuh atas kejadian ini," ucapnya.
Berikut update identitas para korban meninggal dan terluka yang diupdate Senin (10/8/2026) pukul 16.00 Wita:
Daftar Korban Meninggal Dunia
Risna Longkun — Perempuan, Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Harianti Mokoginta — Perempuan, Bilalang 3, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Lisma Mokoginta — Perempuan, 38 tahun, Bilalang III, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Ali Ponamon — Laki-laki, 65 tahun, Desa Pontodon, Kota Kotamobagu.
Bio Mokoagow — Perempuan, 74 tahun, Bilalang 3, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Nilawati Mokodongan — Perempuan, Pontodon Induk, Kota Kotamobagu.
Rugaina Manangin — Perempuan, Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Ali Jojang — Laki-laki, Bilalang 4, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Daftar Korban Luka
Dirawat di RS Monompia, Kabupaten Bolaang Mongondow:
Murdani Pobela — Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).
Muxin Dondo — Pontodon Timur, Kota Kotamobagu (luka berat).
Arhan Mokoginta — Bilalang 3, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).
Rapiska Mokodongan — Genggulang (luka berat).
Enjelia Lito — Bilalang 3, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat).
Prasetio Mokodongan — Pontodon, Kota Kotamobagu (luka ringan).
Dirujuk ke RSUD Kandou Manado:
Nur Almira Pobela — Perempuan, Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)
Hadi Toisi — Pangian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)
Rina Longkun — Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow (luka berat)
Kronologi Kejadian
Insiden maut tersebut terjadi pada drag bike yang berlangsung di Kelurahan Ipai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
Berjarak sekitar 184 km dari Kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara.
Kejadian Minggu 9 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA.
Turnamen ini tercatat diikuti 590 starter kelas sepeda motor dan 337 starter kelas mobil.
Sementara mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.
Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap.
Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.
Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri di sisi arena.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.
Pasca-insiden, pelaksanaan drag race di lokasi tersebut dihentikan.
Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi juga sudah mengamankan mobil jenis Honda Jazz yang terlibat tragedi drag race.
Mobil milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian Ngantung itu kini berada di Mapolres Kota Kotamobagu.
Ketua panitia drag race Lucky Sugeha sempat terlihat mendatangi para korban di RS.
Lucky Sugeha menegaskan siap bertanggungjawab atas musibah itu.
Ia juga akan menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban di rumah sakit. (apin/rizali/nielton)
Baca juga: Keluarga Doakan Kesembuhan Ravisca Mokodongan, Bocah 7 Tahun Korban Drag Race di Kotamobagu