Rupiah Menguat 0,8 Persen Seiring Informasi Destry Damayanti Diajukan Calon Tunggal Gubernur BI
Adrianus Adhi August 11, 2026 01:32 AM

SURYA.co.id, Jakarta - Destry Damayanti resmi diajukan sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri. Penetapan Destry sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI menandai babak baru kepemimpinan bank sentral.

Di tengah proses pencalonan ini, rupiah tampil perkasa di pasar spot, ditutup menguat untuk sesi keempat berturut-turut pada Senin (10/8/2026) di level Rp 17.755 per dolar AS, naik 0,8 persen dibandingkan penutupan Jumat (7/8/2026).

Destry bukan sosok baru di dunia ekonomi. Lahir di Jakarta pada 1963, ia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Science bidang Regional Science dari Cornell University, AS.

Kariernya meliputi berbagai sektor: peneliti di UI, ekonom di Kementerian Keuangan, Citibank, hingga menjadi penasihat ekonomi Duta Besar Inggris.

Namanya semakin dikenal saat menjabat Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas dan Bank Mandiri. Ia juga pernah menjadi Anggota Dewan Komisioner LPS, Ketua Task Force Ketahanan Ekonomi di Kementerian BUMN, serta Ketua Panitia Seleksi Pimpinan KPK.

Baca juga: Daftar Kekayaan Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur Bank Indonesia yang Diusulkan Prabowo ke DPR

Pada 2019, Destry ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan kembali dipercaya untuk periode kedua 2024–2029. Kini, ia menjabat Pejabat Gubernur Sementara BI setelah Perry Warjiyo mundur.

Rupiah Menguat di Tengah Pencalonan

Momentum pencalonan Destry beriringan dengan penguatan rupiah di pasar spot. Senin (10/8/2026), rupiah ditutup di level Rp 17.755 per dolar AS, menguat 0,8?ri penutupan sebelumnya Rp 17.897. Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia.

Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang Asia bervariasi: peso Filipina naik 0,34 % , dolar Taiwan 0,26 % , baht Thailand 0,25 % , ringgit Malaysia 0,05 % , dan yuan China menguat tipis 0,006 % .

Penguatan rupiah ini memberi sinyal positif bagi pasar, sekaligus menambah sorotan terhadap kepemimpinan Destry di BI.

Baca juga: Sosok Ekonom yang Sebut Destry Damayanti Figur Tepat Pimpin Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Untuk diketahui, pencalonan Destry kini memasuki proses politik di DPR. Komisi XI DPR menegaskan calon Gubernur BI harus memiliki integritas, rekam jejak kuat, serta kemampuan menjaga independensi bank sentral.

Jika disetujui DPR, perjalanan panjang Destry dari akademisi, ekonom, perbankan, hingga regulator akan berlanjut ke posisi tertinggi di Bank Indonesia.

Tantangan besar menantinya: menjaga stabilitas rupiah, sistem keuangan, dan kepercayaan pasar di tengah dinamika global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.