TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN – Pesan khusus disampaikan Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pasuruan, Kak Shobih Asrori, saat melepas 32 Pramuka Penggalang Pasuruan yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Gus Shobih, sapaan akrabnya meminta seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Pasuruan selama mengikuti kegiatan nasional yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-20 Agustus 2026.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Jamnas bukan sekadar kesempatan untuk mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi kepercayaan bagi para peserta untuk membawa nama daerah di tingkat nasional.
“Keikutsertaan adik-adik adalah sebuah kehormatan dan kepercayaan besar. Jaga nama baik daerah dan tunjukkan perilaku yang baik selama mengikuti Jamnas,” katanya saat pelepasan kontingen di Kantor Bupati Pasuruan, Senin (10/8/2026) pagi.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pasuruan itu juga meminta para peserta menjaga kekompakan selama berada di lokasi kegiatan.
Baca juga: DPRD dan Pemkab Pasuruan Sepakati KUA-PPAS 2027 dan Perubahan KUA-PPAS 2026
Baca juga: Pemkab Pasuruan Siapkan Perda Bangunan Gedung, Ternyata Ini Tujuannya
Disiplin serta kepatuhan terhadap arahan pembina menjadi hal penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan baik.
“Jaga kekompakan tim dan selalu patuhi arahan serta bimbingan dari para pembina,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Gus Shobih mendorong para Pramuka Penggalang memanfaatkan Jamnas sebagai ruang untuk menambah wawasan, pengalaman, sekaligus memperluas persaudaraan dengan Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Pelepasan kontingen tersebut turut disaksikan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat bersama jajaran wakil ketua DPRD.
Wakil Ketua Bina Muda Kwarcab Gerakan Pramuka Pasuruan Kak Sugiarto menjelaskan, 32 peserta yang diberangkatkan terdiri atas 16 Pramuka Penggalang putra dan 16 putri.
Mereka akan didampingi dua pimpinan kontingen, empat pendamping, serta dua personel tim support.
Dengan demikian, total terdapat 40 orang dalam rombongan kontingen Pasuruan.
Sebelum ditetapkan menjadi kontingen Jamnas, para peserta terlebih dahulu melalui proses seleksi.
Sebanyak 96 Pramuka Penggalang yang merupakan utusan terbaik dari masing-masing Kwartir Ranting (Kwarran) mengikuti seleksi pada 24-25 Januari 2026.
Dari proses tersebut, terpilih 32 peserta yang kemudian menjalani pemantapan sebanyak 10 kali selama kurang lebih empat bulan.
Pemantapan dilakukan untuk mempersiapkan peserta, baik secara fisik maupun mental, sebelum mengikuti kegiatan berskala nasional tersebut.
“Pemantapan peserta berupa persiapan, baik mental maupun fisik. Alhamdulillah sampai dengan hari ini persiapan peserta sudah 99 persen, tinggal berangkat saja,” ujar Sugiarto.
Selama Jamnas, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari keterampilan, petualangan, pemanfaatan teknologi, sains, kampung digital, wisata edukasi hingga kegiatan kebudayaan.
Mereka juga dijadwalkan mengikuti Upacara Hari Pramuka dan peringatan HUT Kemerdekaan RI bersama peserta dari berbagai daerah.
Usai mengikuti seluruh rangkaian Jamnas, kontingen Pasuruan juga akan mendapatkan kesempatan mengikuti wisata edukasi di sejumlah tempat di Jakarta, termasuk Monumen Nasional (Monas).
Baca juga: PII Sambut Baik Raperda Bangunan Gedung, Jadi Landasan Penataan Gedung di Pasuruan
Sugiarto berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan membawa pulang pengalaman positif yang dapat diterapkan setelah kembali ke Kabupaten Pasuruan.
Bagi Kwarcab Pasuruan, keberangkatan 32 Pramuka Penggalang tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda terus berjalan.
Melalui kegiatan kepramukaan, para peserta diharapkan semakin mandiri, disiplin, mampu bekerja sama dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta sesama.
(Galih Lintartika/TribunMataraman.com)