TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Persiapan PSS menuju Super League 2026/2027 masih dihadapkan pada persoalan kebugaran pemain. Sejumlah penggawa Super Elja belum bisa tampil maksimal karena mengalami cedera dan masih menjalani proses pemulihan.
Salah satu pemain yang harus menepi cukup lama adalah Frederic Injai. Gelandang serang asal Prancis tersebut baru saja menjalani operasi akibat cedera pada bagian pergelangan kaki atau engkel.
Kondisi Injai bahkan sudah terlihat saat PSS memperkenalkan skuadnya dalam launching tim di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (8/8). Saat masuk ke lapangan untuk diperkenalkan kepada suporter, Injai tampak harus menggunakan dua tongkat untuk membantunya berjalan.
Pelatih PSS, Pieter Huistra, mengatakan Injai baru menjalani operasi pada pekan lalu sehingga masih membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisinya. “Kondisinya masih belum pulih betul, memakan waktu satu atau dua bulan,” kata Pieter, Senin (10/8).
Dengan proses pemulihan tersebut, Injai diperkirakan baru bisa kembali memperkuat PSS pada Oktober atau November mendatang. Pieter berharap pemulihan berjalan lancar sehingga sang pemain dapat kembali ke lapangan tanpa mengalami kendala.
“Dia menjalani operasi, jadi dia butuh waktu sekarang. Dan mudah-mudahan di bulan Oktober atau November dia sudah siap kembali,” ujarnya.
Selain Injai, PSS juga masih harus menunggu kembalinya gelandang berpengalaman Hanif Sjahbandi. Sama seperti Injai, Hanif baru menjalani operasi sehingga membutuhkan waktu cukup untuk kembali ke kondisi terbaik.
“Hanif juga sama, dia baru kembali dari operasi dan butuh waktu,” jelas Pieter.
Masalah kebugaran juga membuat tim pelatih harus berhati-hati dalam menurunkan pemain pada laga uji coba. Stefan Ashkovski dan Melvyn Lorenzen menjadi dua pemain yang belum dimainkan karena masih mengalami cedera.
Pieter menegaskan keputusan untuk tidak menurunkan keduanya diambil demi menghindari risiko cedera yang lebih parah. “Dia sedang cedera, begitu juga dengan Melvyn Lorenzen. Kami tidak ingin mengambil risiko untuk mereka ini,” tutur Pieter.
Selain nama-nama tersebut, Christophe Nduwarugira dan pemain muda Ferrel Arda Santoso juga masih menjalani proses pemulihan kebugaran. Keduanya belum sepenuhnya berada dalam kondisi fisik ideal untuk tampil.
Baca juga: Sidang Korupsi Bupati Pati Nonaktif Sudewo, Kursi Sekdes Dipatok Rp225 Juta
Tambah lokal
Di satu sisi, PSS masih membuka kemungkinan menambah pemain baru untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027. Namun, perekrutan berikutnya lebih diarahkan kepada pemain lokal setelah kuota pemain asing Super Elang Jawa dipastikan telah terpenuhi.
Pieter mengakui pihaknya masih terus memantau sejumlah pemain lokal dalam upaya membangun tim yang kompetitif. Kehadiran mereka bahkan dinilai bisa memberikan perbedaan dalam sebuah pertandingan.
“Kami sudah memenuhi kuota pemain asing, tapi kami selalu memantau pemain lokal,” katanya.
Huistra menilai perhatian terhadap pemain lokal tidak boleh kalah dari upaya mendapatkan pemain asing. Baginya, komposisi skuad yang kuat membutuhkan keseimbangan antara pemain asing dan lokal berkualitas.
“Tentu saja setiap tim berusaha mendapatkan pemain asing terbaik, tapi sangat penting juga untuk memiliki pemain lokal yang sangat bagus,” ujarnya.
PSS sendiri telah memiliki sejumlah pemain lokal yang dinilai mampu bersaing. Namun, Huistra tidak menutup peluang jika dalam perjalanan persiapan masih ditemukan pemain lokal yang sesuai dengan kebutuhan tim.
“Dan kami sudah memiliki banyak pemain lokal yang bagus, jadi jika masih ada kemungkinan, kenapa tidak,” tutur pelatih asal Belanda tersebut.
Peluang perekrutan pemain lokal itu sekaligus menunjukkan bahwa komposisi skuad PSS belum sepenuhnya final. Huistra masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi sebelum kompetisi resmi bergulir.
Saat ini, PSS baru menjalani sekitar tiga pekan masa persiapan. Huistra menyebut kondisi tim masih dalam tahap pembangunan dan belum mencapai bentuk terbaiknya. “Kami baru bekerja selama tiga minggu, jadi kami membangunnya secara perlahan,” jelasnya.
PSS masih memiliki sekitar empat pekan masa persiapan. Waktu tersebut akan dimanfaatkan tim pelatih untuk mematangkan kondisi fisik, permainan, sekaligus menentukan komposisi terbaik. “Ada banyak waktu untuk membuat semua orang siap,” kata Huistra. (mur)