Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Identitas mayat pria lansia mengenakan jaket berlogo Pemerintah Kota Tasikmalaya yang ditemukan membusuk di aliran Sungai Ciloseh, Kampung Plang, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama E Kuswanda (79), seorang warga Jalan Padasuka No. 87, RT 01/13, Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Sebelum ditemukan meninggal dunia pada Senin (10/8/2026) siang, almarhum sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sejak Rabu (5/8/2026).
Baca juga: BREAKING NEWS! Geger Penemuan Mayat Laki-Laki di Sungai Ciloseh Tasikmalaya
Pengungkapan identitas korban berhasil dilakukan oleh Tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota yang dipimpin Kanit Identifikasi, Aiptu Dede Nurjalil.
Petugas mengidentifikasi jasad menggunakan alat sidik jari digital di Kamar Jenazah RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.
Petugas Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo, Asep, membenarkan bahwa proses pencocokan identitas telah selesai dilakukan.
"Berdasarkan hasil identifikasi, korban atas nama E Kuswanda dan saat ini sudah diserahkan ke keluarga duka," ujar Asep saat dikonfirmasi TribunPriangan.com.
Pamapta II Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Rifanto Zaki, menjelaskan bahwa penemuan jasad bermula dari laporan pemancing yang melintas di sekitar aliran sungai terjal tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kematian Lansia di Sungai Ciloseh Tasikmalaya
Korban ditemukan tergeletak di antara bebatuan dalam kondisi terlentang dan mulai rusak.
"Iya tadi kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 14.00 WIB. Untuk kondisinya, mayat memang sudah cukup lama dan berhari-hari sehingga agak susah dikenali," ungkap Ipda Rifanto kepada TribunPriangan.com.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaus hitam bertuliskan "Ambyar", celana panjang cokelat, serta jaket cokelat berlogo Pemkot Tasikmalaya.
Di dalam saku jaket tersebut, petugas juga menemukan dokumen KTP yang memperkuat petunjuk awal.
Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama.
Tim gabungan dari Polres Tasikmalaya Kota, Polsek Cipedes, BPBD Kota Tasikmalaya, dan relawan harus menggunakan tali tambang untuk mengangkat jasad melintasi tebing sungai yang curam dan menanjak.
Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima musibah tersebut dan menandatangani surat pernyataan resmi untuk tidak dilakukan autopsi.
Jenazah E Kuswanda kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan dimakamkan. (*)