Oviedo, Spanyol (ANTARA) - Lebih dari seribu orang, Senin (10/8), diungsikan dari rumah-rumah mereka akibat kebakaran hutan besar yang melanda Castellon dan Huelva, Spanyol, hanya beberapa dari sebelum jutaan orang diperkirakan akan keluar rumah guna menyaksikan gerhana matahari total.

Sekitar 900 orang dievakuasi dari kota Cati di timur Provinsi Castellon saat petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan api di dekat Tirig. Hingga Senin, kebakaran tersebut telah menghanguskan lahan seluas 684 hektare.

Kebakaran itu merupakan salah satu dari beberapa titik api yang muncul setelah terjadinya badai petir kering di wilayah tersebut pada Jumat (7/8).

Meskipun kelembapan udara yang tinggi pada malam hari membantu upaya pemadaman, pihak berwenang tetap sangat mengkhawatirkan sisi utara api yang bergerak menuju Cati, lokasi di mana terdapat lebih dari 60 peternakan hewan.

Di selatan Provinsi Huelva, kebakaran hutan lainnya yang bermula pada Kamis (6/8) di dekat Niebla telah memaksa 467 orang meninggalkan rumah mereka. Api juga membakar area seluas sekitar 8.000 hektare.

Sebagian besar warga yang dievakuasi berasal dari Berroccal, sebuah kota yang juga pernah menjadi pusat kebakaran hutan dahsyat pada 2004 yang menghanguskan sekitar 34.000 hektare lahan.

Kebakaran itu terjadi saat pihak berwenang di seluruh Spanyol meningkatkan kewaspadaan menjelang gerhana matahari total pada Rabu (5/8).

Pada momen gerhana matahari total itu, banyak orang diperkirakan akan bepergian ke daerah perdesaan, pegunungan, dan lokasi pengamatan untuk menyaksikan peristiwa langka tersebut.

Menurut badan cuaca nasional AEMET, sebagian besar wilayah Spanyol diperkirakan akan menghadapi risiko kebakaran hutan yang sangat tinggi atau ekstrem pada hari itu.

Hal itu menimbulkan kekhawatiran bahwa lonjakan pengunjung ke kawasan hutan yang kering dapat memicu kebakaran baru atau menghambat akses layanan darurat.

"Vegetasi sangat kering, dan percikan api kecil atau tindakan ceroboh dapat memicu kebakaran hutan dengan dampak yang menghancurkan bagi masyarakat, ekosistem, dan warisan alam," kata Menteri Transisi Ekologi Sara Aagesen kepada media setempat pekan lalu.

Risiko yang ada meliputi puntung rokok dan aktivitas pemanggangan (barbeku), serta kemacetan lalu lintas yang dapat menghalangi layanan darurat.

Beberapa acara pengamatan gerhana di seluruh negeri telah dibatalkan, dan otoritas setempat akan menutup akses ke lebih dari 100 kawasan alam.

Cuaca panas yang berkepanjangan telah memperparah risiko kebakaran tersebut.

AEMET menyatakan pada Senin (10/8) bahwa Juli 2026 menyamai rekor Juli 2022 sebagai bulan terpanas di daratan utama Spanyol sejak pencatatan nasional dimulai pada 1961, dengan suhu rata-rata 25,7 derajat Celsius atau 2,6 derajat Celsius di atas rata-rata periode 1991-2020.

Sumber: Anadolu