TRIBUNNEWS.COM - Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi Aston Villa pada pertandingan Piala Super Eropa 2026.
Duel antara juara Liga Champions dan kampiun Liga Europa tersebut bakal berlangsung di Red Bull Arena, Salzburg, Austria.
Pertandingan PSG vs Aston Villa dijadwalkan pada Kamis (13/8/2026) pukul 02.00 WIB.
Piala Super Eropa 2026 menjadi edisi ke-51 turnamen yang mempertemukan dua kampiun kompetisi antarklub Eropa tersebut.
PSG datang sebagai juara Liga Champions musim lalu setelah menaklukkan Arsenal melalui drama adu penalti.
Sementara itu, Aston Villa berhak tampil setelah menjadi juara Liga Europa dengan mengalahkan Freiburg 3-0.
Pertandingan melawan Aston Villa menjadi penampilan ketiga PSG di Piala Super Eropa.
Les Parisiens sebelumnya tampil pada 1996 dan 2025.
Pada 1996, PSG yang saat itu berstatus juara Piala Winners harus mengakui keunggulan Juventus dengan kekalahan agregat 2-9.
Sedangkan tahun lalu, PSG berhasil mengangkat trofi setelah mengalahkan Tottenham Hotspur melalui adu penalti dengan skor 4-3 setelah bermain imbang 2-2.
Kini, PSG kembali berpeluang menambah koleksi gelarnya di ajang tersebut.
Pelatih Luis Enrique menilai Piala Super Eropa memiliki arti penting karena menjadi kesempatan bagi timnya untuk merebut trofi sebelum kompetisi musim baru dimulai.
Meski demikian, Enrique meminta para pemainnya tidak menganggap remeh Aston Villa.
"Saya yakin sepenuhnya bahwa Piala Super Eropa adalah trofi yang sangat penting dan Villa akan sangat kompetitif," ujar Enrique, dikutip dari Aljazeera.
Baca juga: Garnacho Jalani Debut Bersama Aston Villa di SUGBK, Unai Emery: Dia Masih Harus Berbenah
Aston Villa juga memiliki ambisi besar untuk membawa pulang trofi.
The Villans tercatat baru sekali tampil di Piala Super Eropa, yakni pada 1982 setelah menjadi juara Piala Champions.
Kala itu, Aston Villa sukses mengalahkan Barcelona dengan agregat 3-1.
Setelah kalah 0-1 pada leg pertama, Aston Villa bangkit dan menang 3-0 di pertandingan kedua.
Skuad Aston Villa saat itu diperkuat sejumlah pemain penting, termasuk mantan pelatih Timnas Indonesia, Peter Withe.
Pelatih Aston Villa, Unai Emery, menegaskan timnya datang bukan sekadar untuk meramaikan pertandingan.
"Kami berusaha meraih kesuksesan, pertama-tama, dengan membangun tim yang unggul, dan kemudian mengincar konsekuensi positif setelahnya: memenangkan trofi," ujar Emery.
Emery juga menyebut pertandingan melawan PSG sebagai kesempatan bagi Aston Villa untuk mengukur kekuatan mereka menghadapi salah satu tim terbaik di dunia.
Paris Saint-Germain vs Aston Villa
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi PSG maupun Aston Villa untuk mengawali musim dengan trofi.
PSG mengincar gelar keduanya, sedangkan Aston Villa berambisi kembali menjadi juara setelah terakhir kali mengangkat trofi Piala Super Eropa pada 1982.
2025 – Paris Saint-Germain
2024 – Real Madrid
2023 – Manchester City
2022 – Real Madrid
2021 – Chelsea
2020 – Bayern Munich
2019 – Liverpool
2018 – Atletico Madrid
2017 – Real Madrid
2016 – Real Madrid
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)