TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK – Perjalanan hidup Pelaksana Tugas (Plt) Camat Malingping, Kabupaten Lebak, Iman Teguh Budiana, penuh dengan lika-liku sebelum akhirnya menjadi aparatur sipil negara (ASN) dan dipercaya memimpin Kecamatan Malingping.
Iman Teguh Budiana lahir di Binuangeun pada 1974, saat wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Kecamatan Malingping sebelum dimekarkan menjadi Kecamatan Wanasalam.
Pendidikan dasarnya ditempuh di wilayah Malingping. Ia lulus dari SMP Negeri 1 Malingping pada 1989, kemudian menyelesaikan pendidikan di SMA pada 1992.
Usai lulus sekolah, Iman tidak langsung melanjutkan kuliah. Ia memilih bekerja untuk membantu perekonomian keluarga dengan berjualan udang di Binuangeun.
Tak hanya itu, ia juga pernah berjualan rokok hingga menjadi sales ikan asin yang memasok dagangan ke sejumlah pasar di wilayah Banten.
Namun, usaha tersebut harus ia tinggalkan setelah mendapat dorongan dari orang tuanya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Pada 1994, Iman melanjutkan kuliah Program Strata 1 (S1) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang melalui kelas karyawan dan berhasil menyelesaikan studinya pada 1999.
Setelah lulus dari Untirta, Iman mengikuti pendidikan di Lembaga Pendidikan Wartawan Indonesia (LPWI) di Grobogan, Jawa Tengah, selama sembilan bulan.
Sepulang dari LPWI, ia sempat berprofesi sebagai penulis lepas di sejumlah media massa di Banten.
"Diklat selama sembilan bulan kalau tidak salah. Pulang dari sana, saya menjadi penulis lepas," kata Iman kepada TribunBanten.com, Senin (10/8/2026).
Baca juga: Komedian Narji Didorong Maju Jadi Caleg DPR RI dari PSI di Dapil Banten I, Begini Responsnya
Selain aktif di dunia jurnalistik, Iman juga terlibat dalam perjuangan pembentukan Provinsi Banten bersama sejumlah aktivis dari wilayah Lebak Selatan.
"Ikut terlibat bersama teman-teman, termasuk Agus Kenken. Kita waktu itu bermarkas di Ciceri bersama tokoh pendiri Banten," ujarnya.
Namun, pada 2001, perjuangannya harus terhenti karena sang ayah jatuh sakit keras. Ia memutuskan pulang kampung untuk merawat ayahnya.
Pada tahun yang sama, ayahnya meninggal dunia. Sebagai anak sulung, Iman kemudian menjadi tulang punggung keluarga dan membantu ibunya membesarkan lima adiknya.
Ayah Iman diketahui merupakan seorang guru sekolah dasar di Kecamatan Malingping.
"Kebetulan ayah sakit keras, saya pulang ke kampung. Setelah ayah saya meninggal, saya menjadi tulang punggung keluarga," tuturnya.
Tanggung jawab tersebut membuat Iman menunda kehidupan pribadinya. Ia bahkan menjadi anak terakhir di antara saudara-saudaranya yang menikah.
"Saya terakhir menikah dibandingkan adik-adik saya. Karena saya harus berjuang mengurusi adik-adik, termasuk sekolah dan pekerjaannya," katanya.
Sebelum menjadi ASN, Iman mengabdikan diri sebagai guru honorer di SMP Negeri 2 Wanasalam dari 2003 hingga 2007. Ia kemudian melanjutkan tugas mengajar di SMP Negeri 1 Malingping hingga 2014.
"Jadi saya ngajar itu dari tahun 2003 sampai 2014 di SMPN 1 Malingping," ujarnya.
Pada 2012, Iman resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Karier birokrasinya dimulai sebagai Kasubag UPT Pendidikan Malingping selama dua tahun. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Penilik Pendidikan Malingping selama dua tahun.
"Setelah dua tahun di situ, mutasi lagi jadi penilik pendidikan di Malingping selama dua tahun," katanya.
Kariernya terus berkembang hingga ditarik ke Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak sebagai kepala subbagian. Selanjutnya, ia dipercaya menjabat Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Lebak pada periode 2023–2026.
Kini, selain menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi, Iman juga mendapat amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Camat Malingping.
"Yang definitifnya Kabag Organisasi, Plt Camat Malingping baru berjalan empat bulan," ucapnya.
Di akhir wawancara, Iman berpesan kepada generasi muda agar tidak takut mencoba berbagai pengalaman dan terus mengembangkan kemampuan diri.
"Selama momen itu ada, peluang itu ada, beraktualisasilah. Karena itu akan membentuk kepribadian kita dan kedewasaan kita dalam cara berpikir dan bertindak untuk bekal selanjutnya," pungkasnya.