Klaim Prinsip Transparan, Raffi Ahmad Ungkap Nasib RANS Pasca-IPO: Gak Mau Goreng-Goreng
Weni Wahyuny August 11, 2026 01:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Langkah awal PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) di Bursa Efek Indonesia diwarnai dengan penekanan pada kekuatan fundamental perusahaan. 

Manajemen menegaskan komitmennya untuk membangun kepercayaan publik melalui eksekusi rencana bisnis yang jelas, ketimbang bergantung pada dinamika pergerakan harga saham jangka pendek.

Pengembangan bisnis terstruktur menjadi prioritas utama RANS setelah resmi menjadi perusahaan publik. 

Raffi Ahmad menyatakan bahwa seluruh perencanaan bisnis, profil investor, hingga nilai valuasi perusahaan telah dipaparkan secara terbuka dalam prospektus. 

Fokus utama manajemen saat ini adalah membuktikan keterbukaan tersebut melalui hasil kerja nyata.

Baca juga: Potret Pilu Masa Lalu Raffi Ahmad, Tertegun di Samping Jenazah Sang Ayah Bersama Nisya dan Syahnaz

RAFFI AHMAD -- Lingkaran terdekat Raffi Ahmad menjadi bahasan hangat netizen setelah banyak dari mereka yang menduduki berbagai posisi strategis di lembaga negara dan BUMN.
RAFFI AHMAD -- Lingkaran terdekat Raffi Ahmad menjadi bahasan hangat netizen setelah banyak dari mereka yang menduduki berbagai posisi strategis di lembaga negara dan BUMN. (Instagram/@raffinagita1717)

Raffi menambahkan bahwa prinsip keterbukaan informasi akan terus diterapkan dalam setiap tahapan operasional perusahaan. 

Transparansi ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab jajaran manajemen terhadap modal dan kepercayaan yang telah diberikan oleh para pemegang saham.

"Dan di kita pun saat kemarin sudah terbuka siapa saja investor-investor kita, berapa valuasi kita, apa perencanaan prospektus yang akan kita lakukan," lanjutnya.

"Tidak akan pernah ada yang saya tutup-tutupi nanti. Dan ini adalah langkah nyata kita pelan-pelan. Doa, mohon doanya untuk seluruh Indonesia agar semua bisa terealisasi, bisa menjadi nyata, dan bukan hanya sekadar mimpi saja," jelas Raffi.

Sebagai implementasi awal dari dokumen prospektus, RANS mulai mengeksekusi strategi kolaborasi bisnis. 

Perusahaan menggandeng PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan Link Group International untuk mengembangkan proyek RANS Carnival serta destinasi wisata Cipungland. 

Kerjasama ini melanjutkan kemitraan strategis yang telah terbangun sejak 2019.

"Jadi, ini satu bulan ini adalah corporate action pertama kita, Mayora bersama RANS, MAYORANS, bersama Link Group International. Ini adalah langkah pertama kita untuk kita merealisasikan janji-janji kita, prospektus-prospektus kita," jelas Raffi.

Meskipun pemenuhan target dalam prospektus memerlukan waktu dan tahapan secara bertahap, manajemen optimistis eksekusi proyek-proyek awal dapat berjalan sesuai jadwal yang direncanakan.

"Meskipun yang namanya prospektus itu kan nanti terealisasinya ada yang satu tahun ke depan, tapi dari sekarang ini adalah langkah nyata dan juga hal-hal yang seperti RANS Carnival sudah kita bicarakan sepakat untuk bisa bersama-sama," lanjutnya.

Dari sisi operasional dan dampak ekonomi daerah, Direktur Utama RANS Nagita Slavina menjelaskan detail proyek Cipungland yang berlokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Kawasan ini dirancang sebagai destinasi edutainment yang memadukan hiburan dan edukasi, dengan target memberi efek pengganda (multiplier effect) bagi ekosistem bisnis lokal.

Baca juga: Bantah Isu Pencucian Uang, Manajemen Tegaskan IPO RANS Sudah Dipersiapkan Sejak 2021

"Maka nanti dampaknya pasti akan lebih besar lagi bagi usaha-usaha kecil yang ada di daerah," ujar Nagita Slavina.

"Mungkin Cipungland dan nanti event-event kita seperti konser-konser yang akan kita lakukan ke depannya, juga akan berdampak di sekitarnya juga," lanjutnya.

Saham RANS Naik 21 Persen Sejak IPO

Sementara itu, berdasarkan pantauan Tribunnews, saham RANS pada perdagangan Senin (10/8/2026) ditutup di level Rp 206 per saham.

Jika dibandingkan dengan harga penawaran saat IPO sebesar Rp 170 per saham, saham RANS telah menguat sekitar 21 persen.

Meski demikian, posisi tersebut masih berada di bawah level tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) RANS yang sempat menyentuh Rp 272 per saham.

Berdasarkan broker summary, sekuritas dengan kode XL tercatat menjadi salah satu broker dengan nilai pembelian saham RANS terbesar dalam satu bulan terakhir.

Nilai pembelian yang tercatat mencapai Rp 75,4 miliar dengan harga rata-rata sekitar Rp 247 per saham.

Sementara itu, sekuritas dengan kode CC tercatat melakukan pembelian saham RANS senilai Rp 62,5 miliar dengan harga rata-rata Rp 244 per saham.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.