Dari Mamuju ke Panggung Asia Tenggara, Aelea Siap Tampil di AXEAN Festival 2026
Nurhadi Hasbi August 11, 2026 01:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kabar membanggakan datang dari skena musik independen Sulawesi Barat.

Band asal Mamuju, Aelea, terpilih menjadi salah satu penampil dalam AXEAN Festival 2026 yang akan digelar di Jimbaran Hub, Bali, pada 29-30 Agustus 2026.

Aelea dijadwalkan tampil pada 30 Agustus 2026.

Bagi Aelea, AXEAN Festival bukan sekadar panggung untuk menghibur penonton.

Baca juga: Kick Off Peringatan HUT ke-81 RI dan HUT ke-22 Sulbar, SDK: Bukan Sekadar Rangkaian Seremoni

Baca juga: Indomaret Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat, D3 dan S1

Festival tersebut menjadi ruang showcase yang mempertemukan musisi dengan agensi, promotor, penyelenggara festival, serta pelaku industri musik dari kawasan Asia Tenggara.

Drummer Aelea, Muhammad Saddam, mengatakan AXEAN memiliki konsep yang berbeda dengan festival musik pada umumnya.

"AXEAN itu tidak seperti festival yang menarik komunitas atau penonton umum sebenarnya. Jadi, dia lebih semacam etalase musik," kata Saddam saat diwawancarai Tribun-Sulbar.com pada Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, AXEAN menjadi tempat bertemunya berbagai pihak dalam industri musik yang dapat membuka peluang bagi musisi untuk tampil di festival lain, termasuk di luar negeri.

Perjalanan Aelea hingga terpilih tampil di AXEAN Festival tidak berlangsung secara instan.

Aelea terlebih dahulu mengikuti proses submission atau pengajuan karya melalui situs resmi festival. Karya tersebut kemudian melewati proses kurasi.

Saddam menjelaskan, perjalanan Aelea menuju AXEAN juga tidak terlepas dari jaringan yang mereka bangun melalui distribusi musik dan berbagai kegiatan musik sebelumnya.

Aelea mendistribusikan karya mereka melalui agregator musik TuneCore.

Dari jaringan tersebut, mereka kemudian mendapatkan kesempatan tampil di Prolog Fest, salah satu festival musik di Makassar pada 2025.

Dari sana, jaringan Aelea semakin berkembang hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk melakukan submission ke AXEAN Festival.

Aelea tidak mengandalkan lagu cover dalam perjalanan musiknya.

Band tersebut sejak awal memilih fokus menggarap karya original.

Sejauh ini, Aelea telah merilis dua single dan satu mini album.

Single pertama berjudul "Superior" dirilis pada Mei 2024.

Pada awal 2026, Aelea kembali memperkenalkan karya mereka melalui sebuah mini album.

Salah satu karya tersebut kemudian diajukan dalam proses kurasi AXEAN Festival.

"Musiknya itu musik original dari kami, ciptaan kami sendiri," kata Saddam.

Menurutnya, proses kurasi tidak hanya melihat karya yang dikirimkan.

Aktivitas band di media sosial serta interaksi mereka dengan komunitas juga menjadi bagian dari perjalanan membangun profil Aelea.

Bawa Identitas Mamuju ke Panggung AXEAN

Nama Aelea juga memiliki keterkaitan dengan identitas lokal Mamuju.

Saddam mengatakan, Aelea merupakan istilah dalam bahasa Mamuju yang digunakan sebagai sapaan akrab kepada teman sebaya atau orang yang lebih muda.

Nama tersebut kemudian dipilih sebagai identitas band sekaligus simbol bahwa Aelea ingin membawa semangat kedekatan dan kebersamaan dalam skena musik Mamuju.

Kini, Aan Surya Pradana sebagai vokalis, Riza Wahyudi Herly pada gitar, Muh. Rezki pada bass, dan Muhammad Saddam pada drum akan membawa nama Aelea ke panggung AXEAN Festival 2026.

Aelea dijadwalkan berangkat dari Mamuju sekitar 27 Agustus menuju Makassar.

Pada 28 Agustus, mereka melanjutkan perjalanan ke Bali. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Baiq Sukma Widiawati

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.